Ditegur Sering Keluyuran Malam, Oknum Polisi Pukul Istrinya Sampai Berdarah

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Imej kepolisian di Riau akhir-akhir ini tercoreng dengan ulah oknum di dalamnya. Setelah insiden penembakan oknum polisi terhadap istrinya serta kasus curanmor. Kali ini, ada lagi laporan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oknum polisi.
Kasus KDRT, diduga dilakukan oknum polisi berinisial SJ. Kejadian dipicu oleh teguran sang istri berinisial S, yang juga anggota polisi (Polwan), karena suaminya sering keluyuran malam.
Dalam laporan diketahui bahwa korban sudah sering mengingatkan suaminya agar tak keluyuran malam tanpa adanya tugas atau dinas kepolisian. Namun pelaku yang naik pitam justru menganiaya istrinya hingga mengeluarkan darah di bagian mulut.
Tak terima, Polwan ini melaporkan suaminya yang bertugas di jajaran Polda Riau ini ke Mapolresta Pekanbaru. Ia ingin sang suami diproses sesuai aturan dan hukum yang berlaku.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Selasa (20/10)membenarkan adanya laporan tersebut. "Secara tertulis sudah masuk di Polda Riau, penanganannya dilakukan Polresta Pekanbaru," katanya.
Sebelumnya, oknum polisi di Kabupaten Rokan Hulu nekat menembak mati istrinya karena masalah keluarga. Pelaku berpangkat bripka ini masih diburu polisi.
Tak lama kemudian, dua oknum Brimob Polda Riau berbuat ulah karena nekat mencuri sepeda motor warga. Aksi keduanya ketahuan, sehingga menjadi bulan-bulanan massa. Setelah babak belur, keduanya diserahkan ke Bid Propam Polda Riau. [pan]

