Diwarnai Interupsi Sidang Ditunda 10 Menit

Duit Pembangunan Pekanbaru Tahun 2015 Rp3,324 Trilyun Disahkan DPRD

Duit Pembangunan Pekanbaru Tahun 2015 Rp3,324 Trilyun Disahkan DPRD

Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT Menandatangani Berita Acara Pada Sidang Paripurna Pengesahan APBD Kota Pekanbaru Tahun 2015 | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Meski molor dari jadwal yang ditetapkan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 akhirnya diketuk palu oleh DPRD kota Pekanbaru di ruang Paripurna, Minggu (24/08/2014) malam dengan nilai Rp3,324 triliun.

Rapat yang dihadiri oleh 30 anggota DPRD Kota Pekanbaru ini, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sondia Warman SH dengan didampingi Sahril SH dan Dian Sukheri Sip, dihadiri Walikota Pekanbaru H Firdaus MT, didampingi Wakilnya Ayat Cahyadi SSi, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syukri Harto, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Pekanbaru.

Saat rapat paripurna pengesahan APBD 2015, salah seorang anggota DPRD kota Pekanbaru, Said Abdul Jalil melakukan interupsi. Dirinya mengaku, selama menjadi anggota DPRD, hak-haknya sebagai anggota DPRD tidak pernah diakomodir.


Anggota DPRD Pekanbaru Fraksi PDI Perjuangan, Said Abdul Jalil Menginterupsi Jalannya Sidang Paripurna | Beritariau.com 2014

“Saya minta penjelasan mengapa hak saya sebagai anggota dewan tidak pernah digubris,” ungkap Said dalam interupsinya di ruang paripurna.

Adanya selisih pendapat, paripurna sempat diskor selama 2X5 menit. Selang beberapa lama kemudian, rapat paripurna akhirnya kembali berjalan.

Paripurna dibacakan oleh juru bicara Badan Anggaran (Banggar) Abdul Ghafar. Dalam penyampaiannya, APBD 2015 mengalami kenaikan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan APBD murni tahun 2014 sebesar Rp2,792 triliun.

“Kenaikan Rp531.752.023.486 miliar atau 19,04 persen dari APBD tahun 2014,” kata Abdul Ghafar saat pembacaan tersebut.

Rapat paripurna pengesahan APBD 2015 yang berjalan hingga, Senin (25/08/2014) dini hari, berjalan sesuai dengan rencana. Usai paripurna, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman SH menyebutkan, dengan pengesahan APBD 2015 ini, Pemko saat ini tinggal menunggu evaluasi dari Gubernur Riau (Gubri) selama 14 hari kerja.


Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sondia Warman Menandatangani Berita Acara Pada Sidang Paripurna Pengesahan APBD Kota Pekanbaru Tahun 2015 | Beritariau.com 2014

“Alhamdullilah, kita dari DPRD mengucapkan terimakasih kepada panitia anggaran yang betul-betul bisa menyelesaikan APBD 2015 ini. Kedepan, kita harapkan satker dari Pemko tidak ada alasan bekerja di pertengahan tahun,” pinta Sondi, usai Paripurna.

Ditanya apakah banyak tekanan sehingga pengesahan dikejar tayang lebih awal, politisi dari Partai Amanat Nasional ini membantahnya. Menurutnya, pengesahan dilakukan atas inisiatif dari DPRD yang bekerja secara marathon untuk melakukan pembahasan.

“Bukan kejar tayang. Ini semacam pengabdianlah dimasa akhir jabatan kawan-kawan di DPRD kota Pekanbaru masa bakti 2009-2014,” jelas Sondi.

Ditemui secara terpisah, Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT mengatakan, pengesahan APBD tahun
2015 saat ini mengalami peningkatan dikisaran 100 persen lebih bila dibandingkan dengan APBD tahun 2011.

“Kalau kita bandingkan ditahun 2011 APBD kita hanya Rp1,6 triliun dengan pendapatan Rp250 miliar, nah kalau sekarang pendapatan sudah 1 triliun. Artinya ini tidak lepas dari peran masyarakat memberikan kontribusinya terhadap pajak dalam membangun kota Pekanbaru,” ungkap Firdaus.

Lalu, saat ditanya nilai APBD ini sudah masuk dari proyek multiyears, Wako membenarkan. Menurut pengakuannya lagi, dengan nilai multiyears sebesar Rp1,2 triliun yang dibagi selama 3 tahun, hal ini tergolong sangat kecil.

“Sangat kecil. Karena Prioritas kita ada dalam membangun sarana pendidikan, kesehatan, Puskesmas baru rawat inap. Begitu juga pendidikan serta sekolah unggulan lengkap,” ujar Wako mengaku. [bam]

Tags :# politik