Puluhan Pengunjung Positif Narkoba

Sst! Pengunjung ngaku beli Inek dari pegawai SP Club, Polisi incar ruang kontrol CCTV dan Manager

Sst! Pengunjung ngaku beli Inek dari pegawai SP Club, Polisi incar ruang kontrol CCTV dan Manager

Botol air mineral yang diduga dirakit sebagai alat hisap narkoba jenis sabu ditemukan di SP Club Pekanbaru | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Dalam razia gabungan yang digelar Minggu (18/10/15) dini hari di SP Club Pekanbaru, para pengunjung yang positif dinyatakan pemakai narkoba melalui tes urine mengaku membeli pil ekstasi alias inek dari petugas security alias keamanan kelab malam itu. [Baca : Razia! MP Club dibubarkan, di SP Club ada inek dan alat hisap sabu]

Hal ini diketahui saat ditanyakan langsung oleh salah seorang petugas kepada pengunjung pemakai narkoba yang dibariskan di Pub alias Arena Diskotik Lantai V Plaza Senapelan itu.

"Kau beli dari mana," tanya petugas kepada seorang pengunjung yang tampak masih remaja. "Dari bapak itu," jawabnya sambil menunjuk seorang petugas security pria berkepala botak dengan postur tubuh tinggi.

Sontak, para awak media peliput razia kaget dan serius menyimak. Namun, saat dikonfirmasi langsung oleh petugas, pria itu langsung membantah. "Nggak ada pak," katanya santai membantah.

Penasaran, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Bimo Aryanto yang memimpin razia di SP Club itu menduga ada tempat rahasia yang seakan ditutupi dilokasi itu. Ia pun menanyakan sejumlah ruangan manager termasuk ruang kontrol kontrol kamera CCTV.

"Ini ruangan siapa? Tolong dibuka. Cepat! Kuncinya dimana?," teriak Bimo sambil menggedor pintu yang ternyata dikunci.

"Itu ruangan Pak GM (General Manager) Lubis. Dia yang pegang kuncinya pak. Dia tidak masuk kerja hari ini," kata pria botak itu. "Panggil dia kemari," lanjut Bimo. Namun, sejumlah pegawai SP Club itu malah mengaku tak tahu nomor seluler manager yang dimaksud.

Kemudian, Bimo pun mengincar ruang kontrol CCTV. Ia tampak penasaran melihat tayangan rekaman aktivitas di lokasi itu. "Ini kok dikunci, buka ini," teriak Bimo sambil kembali menggedor.

Hingga beberapa menit berselang, tak seorang pun datang membawa kunci.

Sayang, aksi penasaran Bimo ini tak berlanjut. Tak menunggu lama, Ia pun meminta seluruh personil mengangkut seluruh tamu maupun pegawai di SP Club ke dalam mobil untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi Polresta Pekanbaru terkait hasil razia ini. [red]