Meski Karhutla Berkurang, Wakapolres Pelalawan Terus Ingatkan Warganya Jangan Bakar Lahan

Meski Karhutla Berkurang, Wakapolres Pelalawan Terus Ingatkan Warganya Jangan Bakar Lahan

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Meski asap semakin menipis dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau sudah berkurang, namun masyarakat terus diingatkan untuk tidak membakar lahannya.

"Penegakkan hukum tetap kita lakukan, disamping patroli di lapangan. Kita juga menghimbau agar warga tidak membakar lahan," ujar Wakapolres Pelalawan, Kompol Suparman, usai sholat Jumat (16/10) di mesjid At Taqwa, Pelalawan.

Di hadapan warga Jalan Ambisi Kerinci timur RT 002 RW 004 kecamatan Pangkalan Kerinci‎, Suparman menggambarkan bahaya dari dampak pembakaran lahan serta proses hukum bagi pelakunya di kepolisian.

"Kasus ini menjadi atensi. Kita harap masyarakat mengerti dan kompak untuk tidak membakar lahan. Selain itu, kita juga meminta bantuan warga, kalau melihat ada yang membakar lahan, segera laporkan ke kita," kata Suparman.

Suparman juga mengingatkan kepada warga, agar selalu menjaga kesehatan dan menjaga silaturahmi‎ dengan polisi untuk terciptanya situasi yang kondusif.

Dalam kesempatan itu, polres juga memberikan beberapa bantuan guna pembangunan masjid. Terdiri dari 20 sak semen dan 3 truk pasir serta 2 truk pasir batu. Bantuan diserahkan di hadapan 75 orang warga yang mengikuti sholat Jumat berjamaah di Masjid yang sedang dalam proses pembangunan itu.

‎Semoga warga senantiasa menciptakan situasi yang kondusif, serta membantu Polisi untuk mencegah pembakaran hutan dan lahan," pungkas Suparman. [pan]