Pencuri Baterai Telkomsel Dibekuk Polda Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - DR pelaku pencurian baterai tower Telkomsel ditangkap personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, saat menjalani operasi pengeluaran proyektil peluru di Rumah Sakit.
Tersangka diberikan tembakan terukur karena kabur dan membahayakan petugas saat akan diamankan. Anggota saya mengalami patah pada jari kaki karena ditabrak tersangka DR, saat akan kami amankan,kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau Kombes Asep Darmawan didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Hery Murwono dan Wadir Krimum Polda Riau AKBP Sunhot Silalahi, Kamis (25/1/2024) malam.
Terungkapnya kejahatan DR, berawal dari adanya laporan pencurian baterai tower Telkomsel di Desa Kuala, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Melalui penyelidikan terhadap kamera CCTv, terlihat tampang DR berperawakan kurus, kulit sawo matang, berkumis tipis. Saat itu menggunakan topi warna biru dan pakaian baju kaos polos warna kuning, celana jeans panjang warna hitam dan sandal warna hitam.
Ciri-ciri pelaku mengarah pada DR, karena sebelumnya sejak bulan November 2022 sampai Juni 2023 pelaku pernah bekerja sebagai team retifikasi yang menssuport pekerjaan team cluster seperti pergantian material yang rusak dan preventif maintenance,jelas Kombes Asep.
Pada hari Senin (15/1/2024) tim Dit Reskrimum Polda Riau melakukan upaya pencarian pelaku pertama. Namun, DR tidak ditemukan di Jalan Pahlawan Kerja.Esoknya tim kembali melakukan pencarian di kawasan Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, namun pelaku sudah tidak ada di lokasi.
Sekitar pukul 02.00 WIB pada Sabtu (20/1/2024) kemarin, tim mendapat informasi keberadaan DR terlihat di KM 26 jalan Lintas Kandis Minas dan langsung diikuti.
Setelah jaraknya dekat anggota lalu berusaha mencegat dengan mengatakan “Kami Polisi, Menepi, Berhenti!, tapi pelaku menambah kecepatan sepeda motornya sehingga menyenggol mobil tim dan balik arah ke Duri, Kabupaten Bengkalis,kata Asep.
Kemudian salah satu anggota turun dari mobil dan memberikan tembakan peringatan, tapi pelaku tetap melarikan diri. Tim terus melakukan pengejaran hingga ke simpang tol Minas, tepatnya di seberang Alfamart didapati petugas pelaku bersembunyi di antara mobi truk yang sedang parkir.
Karena diketahui petugas pelaku kembali melarikan diri dan menabrak salah satu anggota tim. Dalam kondisi kaki tertabrak anggota tersebut melakukan penembakan peringatan beberapa kali dan menembak kearah sepeda motor pelaku.
“Pelaku berhasil melarikan diri, dan dilakukan pengejaran dan pencarian pelaku sampai ke dalam perkebunan mayarakat, namun tidak berhasil menemukan pelaku,” terang Asep.
Sabtu sore setelah kejar-kejaran, sekitar pukul 17.00 WIB didapat informasi bahwa pelaku dibawa pihak keluarga ke Rumah Sakit Syafira karena mengalami luka tembak.
Tim Dit Reskrimum Polda Riau dan tim Polsek Tambang langsung berkoordinansi dengan RS Syafira untuk melakukan perawatan terhadap pelaku untuk mengeluarkan proyektil peluru.
Jadi tidak benar korban tertembak ini dibiarkan begitu saja,” ungkap Asep.Tim saat ini, kata Asep, melanjutkan pencarian terhadap SH rekan tersangka yang melakukan pencurian terhadap Baterai Tower Telkomsel berharga berkisar Rp50-60 juta.
Sesuai laporan yang kami terima pihak Telkomsel mengaku sudah sering kehilangan Baterai Towernya,” ungkap Asep.Setelah menjalani pemulihan luka tembaknya, DR akan diamankan karena pelanggaran pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (*)

