Tidak Kooperatif, BNN akan Panggil Pengelola

Saat BNN Razia Narkoba, MP Club Pekanbaru gembok pintu masuk

Saat BNN Razia Narkoba, MP Club Pekanbaru gembok pintu masuk

BNN Saat Melakukan Tes Urine di Score Pekanbaru. Disini, sebanyak 5 orang positif menggunakan Narkoba | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau dibuat kesal oleh satu dari tujuh pusat hiburan malam di Pekanbaru dalam razia yang digelar, Jumat (31/07/15) dini hari. MP Club yang berada di kawasan Mall Pekanbaru, terkesan menolak bahkan menghalangi petugas BNN dalam melakukan pemberantasan narkoba.

Pantauan Beritariau.com malam itu, usai merazia SP Club di kawasan Plaza Senapelan dan Grand Dragon di kawasan Hotel New Hollywood Jalan Kuantan sekitar pukul 02.00 Wib, petugas BNN langsung menuju MP Club.

Namun, setibanya di pintu akses masuk ke MP Club dari parkiran basement, Petugas BNN tak diperbolehkan masuk karena pintu yang terbuat dari bahan kaca itu digembok.

Kepada BNN, seorang petugas security mengaku bahwa MP Club sudah tutup karena pengunjung sudah pada pulang. Padahal, waktu masih menunjukkan pukul 02.00 Wib dini hari.

Tak ingin berdebat, akhirnya petugas BNN melanjutkan razia ke Score, Yank Club di Jalan Arifin Ahmad, Arena Ktv di Jalan Tuanku Tambusai dan terakhir ke CE7 KTv di Jalan Cempedak.

Kepala Bidang Penindakan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun mengaku akan memanggil pihak MP Club atas sikap yang dinilai tak kooperatif terhadap pemberantasan narkoba. "Mereka tak kooperatif, akan kita panggil," ungkap Haldun di lokasi razia.

Haldun mengaku, pihaknya akan terus melakukan upaya penindakan disejumlah tempat yang diduga rawan peredaran narkoba. "Riau saat ini peringkat ke 7 seluruh Indonesia. Kita berkewajiban menuntas habis," kata Haldun lagi.

Razia kali ini, lanjut Haldun, merupakan yang pertama usai lebaran Idul Fitri 1436 H. Sedangkan terhadap pengelola maupun pemilik tempat hiburan yang dinilai membandel, pihaknya mengaku tetap intens melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat yang mengeluarkan izin operasi tempat-tempat tersebut.

Dalam razia malam hingga subuh itu, BNN berhasil menjaring sebanyak 31 orang pengunjung yang positif menggunakan narkoba melalui hasil tes urine dan langsung dibawa ke kantor BNN Riau, Jalan Pepaya Pekanbaru. [red]