Walah, Oknum PNS di Bengkalis Nyambi Jadi Maling Jok Motor

Walah, Oknum PNS di Bengkalis Nyambi Jadi Maling Jok Motor

Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Bengkalis - ZH alias Apo (30) ini ternyata cukup nekat mempertaruhkan profesinya sebagai salah satu Pegawai Negri Sipil (PNS) di Pemkab Bengkalis. Karena ia, ternyata juga seorang spesialis pencuri yang beraksi dengan membongkar jok sepeda motor.

Malang pun tak dapat dihindari, warga Kelapapati, RT/RW: 02/03, Jalan Kelapapati Laut ini akhirnya berhasil diringkus Satreskrim Polres Bengkalis hari Selasa (28/07/15) kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB usai menjalani aksinya.

Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP‎ Sani Handityo melalui KBO Ipda Aspikar, Kamis (30/7) mengatakan kepada beritariau.com, penangkapan ini berawal dari aksi tersangka yang membongkar jok motor merk Yamaha matic jenis Xeon warna di Jalan A Yani - Jalan Sudirman Kecamatan Bengkalis.

"Pada acara gebyar Bank Riau Kepri di lapangan tugu, pada hari Minggu (26 /07/15‎) kemarin, tersangka berhasil mencuri dalam jok motor milik korban bernama Reni Widiastuti, berupa uang sebesar Rp 400 ribu rupiah, satu lembar kartu Bank Riau, satu KTP atas nama korban, satu lembar STNK atas nama, Winarto, satu lembar‎ SIM atas nama korban dan satu unit Hp merk Oppo," rincinya.

Setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban, pada hari Selasa (28/07/15) kemarin, polisi langsung meringkus pelaku di lokasi ATM Bank Riau di komplek Kantor Bupati. Yakni setelah mendapatkan foto rekaman CCTV Bank Riau saat tersangka sedang transaksi menguras uang korban.

Sebelum ditangkap, pelaku juga sempat menguras uang korban senilai Rp 5juta, karena pemilik menggunakan pin berupa tanggal lahirnya. Namun tidak bisa ketika pelaku hendak mengambil kembali karena rekening sudah diblokir.

Saat ini, tersangka telah mendekam di tahanan Polres Bengkalis untuk mempertanggungjawabkan kejahatannya. Dan tersangka terancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

"Kami pihak Kepolisian Polres Bengkalis mengimbau pada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lagi ‎menyimpan barang berharga di dalam jok sepeda motor. Kita juga berharap kepada masyarakat untuk tidak lagi membuat pin kartu ATM dengan tanggal kelahiran, sebab jika ada kejadian pencurian kartu ATM sekaligus KTP nya, pelaku mudah untuk mengambil uang di ATM, sebab nomor pin ATM sama dengan tanggal kelahiran yang bersangkutan, " imbau Asfikar. (ali)