Dorr!! Afrinal ditembak perampok di Tapung Kampar saat melintas

Dorr!! Afrinal ditembak perampok di Tapung Kampar saat melintas

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Saat hendak berjualan, satu keluarga Afrinal (35) bersama istrinya Zalmiati (37) serta anaknya Fazel (6), jadi korban aksi kawanan rampok alias begal di Jalan Garuda Sakti Kilometer 16 Desa Bencah Kelubi kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Selasa (16/06/15) dinihari, sekitar pukul 05.30 WIB

Saking ganasnya, pelaku bahkan menembak Afrinal teepat di bagian perut karena berusaha melakukan perlawanan. Kemudian, para pelaku mengambil kunci mobil dan tas belanja milik istri korban.

Informasi yang dirangkum, kejadian itu bermula ketika keluarga yang malang ini melintas Jalan Garuda Sakti Desa Bencah Kelubi denggan mengendarai sebuah mobil jenis pickup L300 dengan nomor polisi BM 9857 FJ warna Hitam.

Tepat di Kilometer 16, mobil mereka tiba-tiba dicegat oleh 4 pria yang mengendarai 2 unit sepeda motor. Satu diantaranya langsung turun sambil menodongkan senjata api. Perampok jalanan ini meminta korban supaya dapat menyerahkan harta bendanya

"Pagi itu korban hendak pergi berjualan ke kawasan Garuda Sakti KM 11 desa Karya Indah Tapung. Tiba-tiba dicegat oleh empat pria dengan mengendarai dua sepeda motor," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Rabu (17/06/15) siang.

Dengan cepat, pelaku meminta uang dan yang disimpan istri Afrinal di dalam tas. Sementara Afrinal ditarik keluar dari Kendaraan. Karena melawan, seorang pelaku dengan sadis menembakkan Senpi ke arah perut kanan Afrinal, hingga ambruk bersimbah darah.

Melihat korban sudah tak berdaya, 4 pelaku lalu mengambil kunci kontak mobil serta tas milik sang istri dan langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Setelah pelaku kabur, istri Afrinal segera meminta bantuan kepada pihak kepolisian terdekat. Afrinal lalu dibawa ke RS Awal Bros Panam.

"Kita sudah melakukan penanganan berupa olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyita barang bukti dua butir selongsong amunisi. Kemudian polisi juga sudah meminta keterangan saksi. Untuk pelaku sedang dalam pengejaran," kata Guntur. [Pan]