Sikap Riau akan Disampaikan Andi ke DPP
Gelar konsolidasi, DPD II Golkar se Riau dukung Agung Laksono asal..

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Konsolidasi Partai Golkar Riau yang dihadiri pengurus DPD tingkat II se Kabupaten/Kota di Riau akhirnya memutuskan mendukung kepemimpinan Agung Laksono dengan beberapa persyaratan yang disampaikan secara tersirat.
Anggota DPRD Riau fraksi Golkar, Masnur yang ditunjuk selaku Juru Bicara dalam Konferensi Pers di Hotel Pangeran, Sabtu (28/03/15) dini hari sekitar pukul 00.30 Wib, menyampaikan risalah hasil konsolidasi tersebut.
Diterangkannya, dari hasil pandangan umum 12 Dewan Pimpinan Daerah tingkat II Kabupaten/Kota se Riau, tampak solid menyatakan menghormati hasil keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), namun, ada beberapa hal yang disampaikan berbarengan dengan sikap itu.
"Saat ini kita menghormati keputusan pemerintah. Tapi, kita juga menghormati upaya hukum yang sedang berlangsung," kata Masnur.
Pernyataan ini cukup membingungkan sejumlah awak media. Pasalnya, belum ada sikap tegas apakah mendukung Agung Laksono secara tegas atau sebaliknya.
Selain itu, Masnur juga mengaku, hasil konsolidasi tersebut hanya mengakui Arsyajuliandi Rachman alias Andi Rachman sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Golkar Riau.
Anehnya, saat disinggung soal legalitas Indra Mukhlis Adnan yang sebagai Ketua DPD I Riau yang menjadi peserta sah Munas Golkar di Ancol yang kemudian disahkan oleh Kemenkumham, Masnur mengaku tak mau berpolemik. "Biar DPP yang tentukan. Kita tetap Andi Rachman," kata Masnur.
Terakhir, kata Masnur lagi, seluruh DPD II se Riau melalui Andi Rachman meminta dan berharap kepada DPP agar tidak melakukan pergantian pengurus di tingkat II walaupun banyak pengurus DPD II yang masa jabatannya habis. Alasannya, karena ada Pilkada Serentak di sejumlah daerah di Riau yang butuh persiapan untuk dimenangkan.
Jika nantinya ada pergantian ditingkat II tetap dilakukan, Masnur mengaku kemungkinan ada gesekan di tingkat arus bawah. Saat ditanyakan apakah bakal ada keributan, Masnur mengelak. "Saya gak bilang begitu," katanya.
Seluruh hasil keputusan itu, tambah Masnur, akan dibawa oleh Andi Rachman untuk dibicarakan dengan Agung Laksono. [red]

