15 tempat hiburan malam dirazia, Polda Riau pulang tanpa hasil
Personil Dit Resnarkoba saat menggelar razia narkoba di room karaoke salah satu pusat hiburan malam Pekanbaru. Para pengunjung ditemani wanita penghibur dalam ruangan. | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau melakukan razia narkoba di 15 tempat hiburan malam di kota Pekanbaru Sabtu (21/03) sejak pukul 00.05 WIB dini hari hingga pukul 01.30 wib. Namun, sejumlah anggota polisi berpakaian preman yang didampingi Provost Polda Riau, pulang ke markas tanpa hasil.
Pasalnya, warga yang biasa berkunjung pada hari-hari libur di kelab malam dan tempat karaoke itu tak terlihat. Hanya beberapa pengunjung warga Pekanbaru dan warga negara asing yang terlihat santai menikmati minuman sambil mendengarkan musik.
"Can You Speak Indonesia?," tanya seorang perwira Polisi kepada seorang turis yang kemudian menggelengkan kepalanya sambil mengisyaratkan dirinya berasal dari negara Jepang. "I'm from Japan," ujar turis yang diberhentikan polisi ketika hendak keluar diskotik XP Club di jalan Sudirman Pekanbaru.
Kemudian polisi masuk ke dalam diskotik dan meminta izin kepada operator mematikan musik dan melaksanakan razia narkoba. "Kami dari Direktorat Narkoba Polda Riau, mohon kerjasamanya dalam memberantas narkoba, maaf atas ketidaknyamannnya, kami melakukan razia narkoba," ujar seorang perwira mengendalikan mikrophone operator music.
Sayang, saat di diskotik XP Club yang Polda Riau tak mendapatkan hasil apa-apa. Sebab, terlihat hanya 2 meja pengunjung yang terisi. Sedangkan puluhan meja lainnya kosong tanpa pengunjung.
Selain XP Club, Polda Riau juga melaksanakan razia di 14 tempat hiburan malam lainnya, baik kelab malam dengan pengunjung berkapasitas besar maupun tempat karaoke keluarga.
"Ada tiga kelompok yang melakukan razia secara serentak di 15 tempat hiburan malam di Pekanbaru, namun tidak mendapatkan barang bukti dan pelaku narkoba," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Hermansyah usai melakukan razia di Grand Dragon.
Meski menggeledah setiap kamar karaoke dan pub, tetap tak ditemukan Narkoba di tempat hiburan yang menyajikan minum-minuman keras dan wanita malam tersebut.
Anehnya, meski Riau dikenal negeri yang menjunjung marwah adat istiadat yang begitu kental, namun tetap saja wanita penghibur berkeliaran bebas di tempat hiburan malam. Ini dibuktikan dengan adanya wanita pendamping karaoke yang terlihat menemani pengunjung menikmati lagu dan sajian miras tanpa segel bea dan cukai tersebut.
Saat ditanya apakah ada kebocoran informasi dari internal kepolisian sehingga tak mendapatkan hasil apa-apa, Kombes Hermansyah membantahnya.
"Kalau informasi bocor, nggaklah. Banyak faktor, diantaranya karena tadi hujan dan tamunya malam ini sedikit," ujar Hermansyah.
Meski demikian, Hermansyah menegaskan pihaknya akan terus
melakukan razia dengan jadwal yang tidak ditentukan untuk menghindari kebocoran.
"Bulan lalu kita sudah lakukan razia. Ke depan juga tetap digelar razia," kata Hermansyah. [Pan]

