UPTD BPS Bagan Sinembah Gelar Workshop SKP

UPTD BPS Bagan Sinembah Gelar Workshop SKP

Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Bagan Sinembah - Guna meningkatkan etos kerja dan menambah kompetensi guru dalam melaksanakan tugas mengajar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Bina Pengelolaan Sekolah (BPS) KecamatanBagan Sinembah, menggelar Workshop sasaran kerja pegawai (SKP).

Acara yang digelar, Jumat (20/03/15) pagi di Balai Pertemuan Gedung Guru, Bagan Sinembah, dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Rohil, Drs H Amiroeddin serta dihadiri oleh Kasi Kesra Kecamatan Bagan Sinembah, Darsono SE, Kepala UPT Disdik Bagan Sinembah, H Mus'ab SPd dan para Kepala Sekolah yang hadir.

Acara yang bertemakan "Workshop Sasaran Kerja Pegawai dan Penilaian Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya Bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Dilingkungan UPTD Bina Pengelola Sekolah Kecamatan Bagan Sinembah" itu, mendatangkan Mentor dari BKN Regional 12 Pekanbaru untuk memberikan pengertian kepada seluruh kepala sekolah yang hadir mulai dari kepala sekolah tingkat SD, SMP dan SMA, baik itu negeri ataupun dari swasta.

Amiroeddin dalam sambutannya mengatakan, menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh UPTD BPS Bagan Sinembah untuk menunjang pengetahuan para kepala sekolah dalam mengemban tugas sesuai dengan fungsionalnya.

"Saya harap dengan kegiatan seperti ini, dapat memberikan manfaat kepada para peserta yang hadir. Karena, kegiatan seperti ini dapat menunjang pengetahuan tugas tugas dan fungsional kepala sekolah untuk diaplikasikan," ujarnya.

Sementara Kepala UPTD BPS Bagan Sinembah, H Mus'ab SPd senada dengan Kadisdik Rohil. Menurutnya, kegiatan seperti ini memang sengaja dibiatnya guna meningkatkan etos kerja para kepala sekolah sesuai dengan program pemerintah untuk meningkatkan murualisme pendidikan.

"Kita ketahui, penerapan pendidikan yang selama ini sering terjadi perubahan dan penerapannya juga sering terjadi amburadul, makanya kegiatan ini perlu kita laksanakan agar fungsi seorang kepala sekolah itu tidak berubah meskipun penerapan pendidikan akhir akhir ini sering berubah," ujarnya.

"Jadi, dengan adanya kegiatan ini, kita minta untuk di terapkan di sekolah masing masing supaya tidak terjadi perubahan dalam memberikan pelajaran kepada siswa," lanjutnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu para kepala sekolah untuk memberikan pengertian kepada para gurunya agar terus melaksanakan tugas sebagai mana mestinya tanpa ada kesalahan yang dapat meruntuhkan kualitas belajar mengajar nantinya. [bim]

Tags :# politik