Irfan Herman bantah incar Ketua Golkar Pekanbaru

Soal DPD II Golkar di Riau, Indra : akan ditunjuk Plt atau Caretaker

Soal DPD II Golkar di Riau, Indra : akan ditunjuk Plt atau Caretaker

Korwil Golkar Riau dan Kepri Indra Mukhlis Adnan | Istimewa | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Beredarnya sejumlah nama yang akan digadang-gadang akan menjadi pimpinan Partai Golkar di Kabupaten/Kota (DPD II) di Provinsi Riau dinilai sah-sah saja oleh Indra Mukhlis Adnan selaku Koordinator Wilayah (Korwil) DPP Partai Golkar versi Kemenkumham.

Diakuinya, walau belum memutuskan siapa yang akan memimpin partai di DPD II, memang pihaknya saat ini sedang menyusun konsolidasi di tataran DPD II. Tentunya, hal itu merujuk kepada mekanisme dan aturan.

"Belum ada diputuskan. Kita jalankan sesuai mekanisme partai. Bisa jadi ditunjuk sebagai Plt (Pelaksana Tugas) atau juga Caretaker," kata Indra kepada Beritariau.com, Senin (16/03/15).

Diterangkannya, jika status kepengurusan DPD II sudah habis masa periodesasinya, maka akan ditunjuk Caretaker. Namun, lanjutnya, jika yang belum habis alias masih berjalan tapi tak ikut mengakui kepengurusan DPP Partai sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM, maka akan ditunjuk Plt.

"Di Riau, memang banyak kepengurusan DPD II yang sudah mau habis masa jabatan. Nah, konsolidasi ini akan segera dilakukan agar tugas-tugas partai tak terganggu," ungkapnya.

Sejauh ini, diakui Indra, sudah ada DPD II yang mengakui kepengurusan Agung Laksono. Untuk anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Indra mengaku masih menunggu keputusan mereka apakah bergabung atau tidak.

"Pengurus DPD akan akan kita evaluasi bersama termasuk anggota DPRD. Karena mereka itu duduk karena Partai. Jadi kalau mereka tak bersikap, pasti ada konsekuensinya ," tegasnya.

Beberapa nama yang muncul digadang menjadi pimpinan partai di DPD II antara lain : Safrizal (mantan Ketua DPD II) untuk Golkar Kampar, Irvan Herman untuk Golkar Pekanbaru. Namun, kabar tersebut dibantah oleh Irvan. Menurutnya, hingga kini belum berminat menjadi pengurus Partai Politik.

"Wah, saya baru dengar ini. Saya belum ada rencana masuk ke ranah itu (Parpol)," ungkap Putra dari Mantan Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah kepada Beritariau.com. Ia menegaskan, tak bersedia meskipun diminta atau ditunjuk oleh partai Golkar.

Irvan juga tak mau berkomentar apakah ayahnya, Herman Abdullah, berminat di DPD Golkar Provinsi Riau. Ia mengaku tak tahu apakah ayahnya memiliki agenda politik merebut DPD I Golkar.

"Saya belum ada komunikasi dengan Bapak soal itu," tambah Irvan. [Red]

Tags :# politik