Selama 2 hari, BKSDA Riau gagal tangkap beruang di Rohul

Selama 2 hari, BKSDA Riau gagal tangkap beruang di Rohul

Tim BKSDA Riau dan Warga Dea Menaming Rohul menyusuri lokasi keberadaan Beruang Liar | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rohul - Sejak dua hari, hingga kini, Sabtu (14/03/15), upaya Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau mencari dan menangkap Beruang Madu di Desa Menaming Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu, (Rohul), belum berhasil.

BKSDA membawa puluhan masyarakat melakukan penyelusuran untuk menangkap satwa liar itu.

Kepala Desa (Kades) Menaming, Firdaus (14/03/15) mengatakan, saat pencarian hari pertama, mereka sempat bertemu dengan beruang liar itu. Saat itu, sempat terjadi perlawanan, namun BKSDA gagal menangkap.

"Selain itu, kondisi lapangan tak mengizinkan karena semak dan berada di dalam hutan," ucapnya.

Sedangkan di hari kedua, tim tak menemukan seekor pun beruang dan rencananya akan dilanjutkan siang ini kembali masuk hutan.

Dengan diturunkannya tim dari BKSDA Riau, masyarakat berharap agar beruang liar tersebut dapat ditangkap sehingga masyarakat dapat bekerja menyadap karet dan kebun sawit.

Firdaus menambahkan, sebelum beruang liar itu ditangkap, Tim BKSDA diminta tak kembali ke Pekanbaru. Apalagi, katanya, saat ini beruang itu diperkirakan masih berada di daerah pemukiman yang membuat warga tetap was-was. [cp]