Pekanbaru mulai tak aman, pencurian tejadi 6 kali dalam sehari

Pekanbaru mulai tak aman, pencurian tejadi 6 kali dalam sehari

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Dalam satu hari, enam laporan kriminalitas masuk ke jajaran Polresta Pekanbaru. Bahkan, sejak Januari hingga pertengahan Februari 2015, angka kasus kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberatan (Curat) Pencurian biasa (Curbis) serta Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) mencapai 188 kejadian.

"Yang paling banyak terjadi adalah Curanmor roda dua dengan total 79 kasus, disusul pencurian biasa dengan total 52 kasus, serta Curat sebanyak 34 kasus, dan Curas ada sekitar 22 kasus," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Rabu (25/2).

Bila dirincikan, kasus yang banyak belum diungkap Polresta Pekanbaru itu, yakni pada Januari 2015 ada 117 kasus, sementara Februari 2015 hingga kini tercatat ada 71 kasus.

"Pada Januari 2015 kriminalitas paling banyak terjadi di wilayah hukum Polsek Sukajadi, kemudian disusul wilayah Polsek Tampan, Polsek Payung Sekaki. Sedangkan pada Februari 2015 banyak terjadi di wilayah hukum Polsek Payung Sekaki, disusul Polsek Tampan Polsek Sukajadi," jelas Guntur.

Menurut Guntur, tingginya angka kriminalitas di kota Pekanbaru tersebut menjadi atensi Kapolda Riau Brigjend Pol Dolly Bambang Hermawan, yang memberi perintah agar Polresta Pekanbaru dan jajaran Polsek bisa segera melakukan pengungkapan kasus.

"Selain itu, Pak Kapolda juga menegaskan kepada jajaran tersebut, agar menekan terjadinya tindak kriminalitas, dengan meningkatkan lagi patroli dan giat lainnya. Nanti akan dievaluasi oleh Biro Ops Polda Riau," kata Guntur.

Sementara untuk data gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang dihimpun merincikan, kasus Psikotropika menjadi perkara paling menonjol dengan total 22 kasus sepanjang Januari 2015, lalu kasus Curanmor roda dua sebanyak 11 kasus dibulan yang sama.

Dinilai tidak mampu melakukan tugasnya sendirian, Polresta Pekanbaru akan diperbantukan oleh Polda Riau. Sebagaimana instruksi dari Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan yang sebelumnya mengatakan akan memback-up kegiatan pengamanan untuk Polresta Pekanbaru.

"Dengan melakukan Bawah Kendali Operasi (BKO) oleh personil Satuan Brimobda dan Direktorat Sabhara Polda Riau," pungkas Guntur.

Tags :# hukum