Sungguh malang, Mona diperkosa ayah kandung hingga melahirkan

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Hari-hari Mona (nama samaran, red), gadis warga Desa Sungai Guntung Hilir Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tak seindah teman-teman diusia 20 tahun yang kini dijalani. Yang lebih memilukan, rasa malu yang diemban Mona ternyata atas perbuatan dari darah dagingnya sendiri.
Sungguh malang. Mona telah dipaksa berhubungan layaknya suami istri oleh ayah kandungnya sendiri, AS (40). Parahnya, saat ini, Mona memiliki anak, hasil dari hubungan badan terlarang dengan ayahnya itu.
Tak tahan jadi budak seks ayahnya, Mona memilih untuk melaporkan ayah kandungnya itu ke Polisi. Ditemani ibunya, Mona menceritakan kejadian pilu yang dialaminya selama 4 tahun lebih.
"Saat ini kasusnya masih diselidiki, pelaku masih dikejar," ujar Kasubbag Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak, Selasa (03/02/15).
Dalam laporannya, Mona mengaku kejadian itu berawal sekitar tahun 2010, dimana kesuciannya direnggut oleh ayah kandungnya.
Pasalnya, warga di Desanya heran karena dirinya diam-diam diketahui telah melahirkan seorang anak yang yang saat ini berusia 3 tahun. Ia terpaksa harus menahan aib dan gunjingan itu.
Anak itu tak lain adalah anak kandung dari ayah kandungnya. Untuk menutupi aib tersebut, anak itu diasuh oleh keluarganya yang lain.
Saat hal itu terjadi bertahun lamanya, Mona masih sabar. Namun, beberapa hari lalu, Minggu (01/02/15) sekira pukul 03.00 Wib, Mona dipaksa lagi oleh ayahnya AS untuk melakukan hubungan intim. Meski berusaha memberontak, Mona tak kuasa melawan tenaga AS.
Saat itu, AS baru pulang dari bekerja sebagai nelayan baru tiba di rumahnya dan melihat Mona sedang tertidur pulas di kamar. Kemudian, AS langsung menghampiri Mona dan memperkosanya. Karena Mona merintih dan berteriak melawan ayahnya, kejadian tersebut pun diketahui oleh ibu kandungnya.
"Dari keterangan saksi yang merupakan ibu kandung korban, ia mendengar ada suara aneh dari dalam kamar anaknya," ujar Yarmen.
Merasa curiga, ibu Mona dan keluarga lainnya langsung mendobrak pintu kamar tersebut dan seketika itu melihat suaminya sedang memperkosa korban.
"Korban sempat hamil bahkan melahirkan anak dan anak itu sekarang diasuh oleh keluarganya yang lain," kata Yarmen.
Anehnya, ulah AS yang pertama itu justru didamaikan antar keluarga saja. Ketika peristiwa pemerkosaan yang terakhir kali ini terjadi dan dilaporkan kepada pihak kepolisian, ternyata AS sudah kabur.
"Meski demikian, Polres Inhu tengah melakukan pengejaran dan terhadap pelaku sudah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," pungkas Yarmen. [Pan]

