Wah! Asap muncul lagi di Riau, 10 titik panas kembali terdeteksi

Wah! Asap muncul lagi di Riau, 10 titik panas kembali terdeteksi

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, Kamis (22/01/15) sejak pukul 07.00 Wib berlaku hingga besok Jumat (23/01/15) titik panas dan kabut asap mulai muncul di Riau. Sedikitnya, 10 hotspot (titik panas) muncul, terbanyak di kabupaten Bengkalis yang dipimpin Bupati Herliyan Saleh.

Dari laporan BMKG, di udara angin secara umum dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 05 hingga 10 knots (09 - 19 km/jam), dengan temperatur maximal 31,5 - 34,0 C , temperatur Minimal 21,5 - 24,0 C, kelembabannya maximal 90 - 96 persen, kelembaban Minimal 45 - 52 persen.

"Sedangkan untuk cuaca di Riau pada umumnya cerah hingga berawan, peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada sore dan malam hari terjadi di sebagian kecil wilayah Riau seperti Wilayah Riau bagian Tengah, Barat, Selatan dan sebagian Utara," jelas Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin.

Terkait itu, nelayan diharapkan tetap waspada. Sebab keadaan gelombang bisa berubah- ubah, prakiraan tinggi gelombang laut berlaku saat ini di prairan kabupaten Rohil setinggi 0,5 hingga 1,5 meter, di Dumai tingginya 0,5 - 1,5 meter, di Bengkalis tingginya 0,5 - 1,5 meter, di Indragiri Hilir setinggi 1,5 - 2,5 meter, Meranti setinggi 1,5 - 2,5 meter.

"Untuk perairan Timur Kepulauan Riau tinggi gelombang dapat terjadi setinggi 3,0 hingga 4,0 meter," terang Sugarin.

Untuk hotspot atau titik panas di Pulau Sumatera tercatat 13 titik. Sugarin mengatakan titik panas terbanyak di Riau yakni 10 titik panas. Diantaranya di Bengkalis 8 titik panas di Pelalawan 2 titik, dan di Inhil 1 titik.

"Dari 10 titik panas tersebut, BMKG mencatat terdapat 1 titik api, yakni di kabupaten Bengkalis," tandasnya. [Pan]