KPU Riau Siapkan Jadwal

16 Desember mendatang, empat daerah di Riau Gelar Pilkada

16 Desember mendatang, empat daerah di Riau Gelar Pilkada

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Walau hingga kini belum ada kepastian tentang Peraturan Perundang-undangan (Perpu) terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau telah menyusun semua persiapan pelaksanaan Pilkada di empat kabupaten/kota yang akan dilakukan serentak .

Hal ini berdasarkan petunjuk dari KPU Pusat soal pelaksanaan Pilkada. Empat daerah itu adalah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Kota Dumai yang direncanakan dilakukan pemungutan suara pada 16 Desember 2015.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua KPU Riau, Nurhamin saat pelaksanaan rapat kerja dengan Komisi A, DPRD Riau, Senin (12/01/15). saat itu, turut hadir angota KPU lain, Ilham Yasir, Abdul Hamid, Sri Rukhmini dan Syafril Abdullah. Rapat itu dipimpin Sekretaris Komisi A, Suhardiman Amby dan beberapa anggota, Sulastri, Lampita, Sugianto, Sumiyanti, M Arpah dan Naril,

Disampaikan Nurhamin, soal rencana tahapan yang sudah disusun, kegiatan yang sudah dimulai dilaksanakan Januari ini adalah Pembentukan PKPU. Sedangkan bulan Februari mendatang, akan digelar Pendaftaran bakal calon. Bulan Maret dan April, pembentukan panitia uji publik, Bulan April - Mei, pelaksanaan uji publik, Juni, penyerahan dukungan calon perorangan, bulan Juli, penerimaan DP4, Agustus, pencalonan, Oktober penetapan DPT dan Desember, pemungutan suara.

"Untuk Februari juga dilakukan kegiatan sosialisasi hingga Desember. April, juga dilakukan pembentukan badan adhoc, Agustus - Oktober, coklit data dan Agustus - November, penyelesaian sengketa," katanya sambil menyebutkan jadwal itu akan berjalan jika Perpu diterima.

Sementara itu Nurhamin menyebutkan rangkaian kegiatan yang sudah didepan mata, tapi belum didukung oleh anggaran dan fasilitas seperti kendaraan dinas sebagai operasional oleh KPU Riau.

"Kami sudah ajukan berkali-kali penganggaran di tahun 2014 tapi tidak diterima. Sekarang di 2015 juga ajukan Rp 4,22 M, tapi juga belum jelas," sebutnya berharap minta dukungan.

Menyikapi apa yang dikeluhkan, Suhardiman Amby meminta KPU jangan sampai lengah terhadap apa yang sudah menjadi tugas. Karena masalah itu juga sedang dialami oleh Anggota Dewan.

"Percayalah, kita bersama-sama akan berjuang dalam masalah anggaran ini. Mengingat ini agenda yang harus disukseskan," timpalnya. [red]

Tags :# politik