BPBD Rohul Patenkan Transportasi Penanggulangan Bencana

BPBD Rohul Patenkan Transportasi Penanggulangan Bencana

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Rohul - Untuk mengantisipasi bahaya kebakaran, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hulu (Rohul) Aceng Herdiana, saat ini sedang menyusun Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran (RISPK).

"RISPK itu isinya adalah kajian melalui survay dan pemetaan terhadap potensi kebakaran, nanti akan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Rokan Hulu, kerja sama dengan konsultan yang ahli dalam masalah proyeksi kebakaran," ungkap Aceng, Rabu (07/01/15).

Sebab untuk fasilitasi seperti Pemdam Kebakaran (Damkar), baru ada 5 unit 2 Wilayah Managemen Kebakaran (WMK) Ujung Batu dan 3 unit di WMK Pasir Pangaraian.

"Seharusnya, masing-masing UMK itu ada dua unit Damkar, idelanya di Rokan Hulu ini ada 6 UMK, yakni Ujungbatu, Pasir Pangaraian, Rokan, Kuntodarussalam, Tambusai dan Kepenuhan," beber Aceng.

Selanjutnya, untuk antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Damkar Rokan Hulu sudah mampu melakukan pemadaman dengan jarak 1 KM.

"Kita masih butuh mesin pendukung supaya bisa menjangkau lokasi dengan jarak 3 KM, karena potensi Karhutla cukup tinggi di Rokan Hulu, jadi kita sudah siap dan siaga, jika sewaktu-waktu terjadi bencana," paparnya.

Namun, Aceng, sendiri lebih menekankan kegiatan yang bersifat sosialisasi supaya masyarakat lebih sadar dan mampu mengantisipasi bahaya kebakaran tersebut, baik kebakaran di pemukiman dan lahan.

"Saya mengapresiasi masyarakat, temasuk aparat kecamatan, desa, TNI Polri cukup koperatif dalam mengantisipasi kebakaran, khususnya kepada Pemerintah Kecamatan Rambahsamo yang sudah membentuk tim penanggulangan bencana tingkat kecamatan," jelasnya. [cp]

Tags :# politik