Dihantam Pick Up, 2 Pengendara sepeda motor di Rohil kritis

Salah satu korban terkapar saat di TKP | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Rohil - Sungguh malang nasib yang dialami dua pengendara sepeda motor yang dihantam sebuah mobil Cerry jenis pick up tepatnya di Jalan Lintas Sudirman (Jalinsum) KM 1 tepatnya di depan Akbid UMI, Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah, Rohil, Selasa (30/12/14) sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari data yang berhasil dirangkum di lokasi kejadian, kecelakaan lalu lintas (laka lantas, red) mobil Cerry jenis Pick up dengan Nopol BK 8003 BK yang dikemudikan Heri Siagian (33) warga Kampit, Desa Bagan Batu, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pekanbaru menuju Bagan Batu berusaha mendahului deretan mobil di depannya.
Tepat di lokasi kejadian, disaat bersamaan, melintas dua sepeda motor Jenis Supra BM 6491 PR yang dikemudikan oleh, Lamino (45) warga Gang Olah Raga KM 5 Desa Bahtera Makmur, dan Supra BK 2595 YA yang dikemudikan oleh, B. Siburian (45) warga dusun Simpang Martabak Desa Bagan Batu Barat, kecamatan Bagan Sinembah, dari arah yang berlawanan dengan kecepatan sedang.
Padahal, pada saat itu, mobil yang berada di depan berhasil mendahului deretan mobil tersebut, namun mobil yang dikemudikan oleh Heri tidak dapat menghindar dan langsung menghantam kedua sepeda motor itu serta sebuah warung yang berada di tepi jalan.
"Saat itu, pengendara yang satu terpental ke tepi jalan, sementara yang satunya lagi terseret hingga masuk kedalam warung, dan posisi korbannya tepat di kolong mobil," terang salah seorang saksi, Bakar, di lokasi kejadian.
Dari hasil pantauan di lapangan, kedua pengendara sepeda motor yang kritis tersebut langsung dilarikan oleh warga masyarakat yang berada di lokasi kejadian ke Puskesmas Bagan Batu untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kasat Lantas Polres Rohil, AKP Rihold Aser saat dikonfirmasi melalui Kaposlantas km 8, Aipda Martin Zebua membenarkan kejadian itu. Sesaat setelah kejadian, sat lantas langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
"Ya saat ini kita sedang mengumpulkan keterangan para saksi dan olah kejadian perkara guna proses selanjutnya, sementara para korban sudah dibawa kepuskesmas guna penanganan secara medis," pungkas Martin. [bim]

