Pemkab Gelar Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting di Kampar

Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2022.

Beritariau.com, Bangkinang - Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs. Yusri, M, Si membuka Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2022.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kampar Ardi Mardiansyah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Edi Afrizal serta Kepala Bidang BKKBN Provinsi Riau.

Dalam arahannya ketika membuka Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kampar Tahun 2022 Yusri menyampaikan Kabupaten Kampar sudah rutin selama 3 Tahun  melaksanakan kegiatan stunting, pada tahun ini terdapat tim pendamping keluarga yang harus didukung oleh semua OPD terutama para Camat, agar mengkoordinir desa dan kelurahan untuk kegiatan percepatan penurunan stunting melalui dana desa.

Dalam kesempatan itu Yusri mengatakan Rekonsiliasi berarti memperbaiki tata kelola penurunan jumlah Stunting di Kabupaten Kampar agar dapat lebih ditekan jumlahnya, selain itu Ia juga memaparkan ada  5 (lima) kegiatan  yang harus dilakukan untuk merealisasikan penurunan angka Stunting dengan cara meningkatkan layanan Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA), Konseling Gizi Terpadu, perlindungan social, sanitasi dan air bersih, dan layanan pendidikan anak usia dini.

Yusri juga mengatakan dengan adanya upaya Rekonsiliasi percepatan penurunan stunting kabupaten kampar telah melaksanakan intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif selama 3 (tiga) tahun yang dimulai sejak ditetapkan kabupaten kampar sebagai lokasi fokus stunting pada tahun 2019.

Ia juga menyampaikan pada tahun 2019 ditetapkan 10 desa lokus setelah  diintervensi terjadi penurunan 7 desa sedangkan pada tahun 2020 ditetapkan 16 desa lokus dan terjadi penurunan 10 desa lokus, tahun 2021 ditetapkan 19 desa lokus dan terjadi  penurunan 16 desa.

Diakhir arahannya Yusri menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat, perangkat pemerintah daerah, dan segenap elemen pemangku kepentingan atas kerjasama dan dukungannya dalam upaya percepatan  penurunan  stunting selama ini. (*)