Daulat ngamuk sebelum disekap, 1 perampok tumbang, 2 kabur

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Bermodalkan parang dan linggis, 3 (tiga) pelaku Curas (Pencurian dengan Kekerasan), beraksi. Sebuah rumah warga di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar Selasa (02/12/14), disantroni para pelaku.
Daulat Purba, si pemilik rumah di Km 6 Desa Kota Garo itu mengetahui kejadian itu. Ia sempat memberikan perlawanan, dan melumpuhkan satu diantara pelaku.
Daulat tak menyangka rumahnya bakal jadi sasaran kawanan maling. Saat pelaku menyatroni rumahnya, Daulat sedang tertidur pulas, pada Selasa itu sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Sebelum melacak benda berharga, para pelaku terlebih dahulu mencongkel pintu belakang rumah. Tak puas menggeledah ruangan luar, ketiganya pun masuk ke kamar untuk menyekap dan melumpuhkan Daulat.
Sayang, belum sempat beraksi, Daulat malah terbangun dan melawan. Meski pelaku dipersenjatai 2 (dua) bilah parang dan sebuah linggis, Daulat nyatanya tak gentar dan akhirnya terjadi baku hantam.
Para pelaku sempat berusaha melarikan diri, 2 diantaranya berhasil lolos, sedangkan 1 orang berinisial SP (25) berhasil ditumbangkan korban.
"Sempat terjadi perlawanan, dimana seorang diantaranya berhasil diamankan, sementara 2 lainnya melarikan diri," terang Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa malam.
Warga yang mendengar kegaduhan, segera datangi ke rumah Daulat. Bahkan sempat pula mencari dan mengejar pelaku lain yang berhasil kabur dan tak diketemukan lagi. "Korban selanjutnya menelpon kepolisian untuk menyerahkan pelaku tersebut," kata Guntur.
SP kemudian diamankan petugas yang datang ke lokasi. Adapun hasil keterangan SP, 2 orang rekannya itu diketahui adalah warga Kandis. "Masih kita kembangkan dan melacak pelarian 2 rekannya. Untuk SP, sudah kita amankan di Mapolsek Tapung Hilir guna proses selanjutnya," pungkasnya.
Polisi juga menyita barang bukti, berupa 2 bilah parang, sebuah linggis, sebuah masker penutup wajah serta 2 buah lakban. Akibat kejadian ini, Daulat mengalami kerugian berupa uang tunai sekitar Rp1 Juta, 2 unit ponsel, yang kesemuanya berhasil dibawa kabur 2 pelaku itu. [Pan]

