Ibu Rumah Tangga Jadi Korban
Bandit Pembobol Rekening Modus Ganjal ATM Beraksi di Pekanbaru

ilustrasi
Beritariau.com, Pekanbaru - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru, menjadi korban sindikat kejahatan bermodus Ganjal Kartu ATM. Uangnya sebanyak Rp 1.450.000, lenyap dari tabungan hanya dalam hitungan menit.
Korban bernama Fitri Ayu. Kejadian itu dialaminya saat bertransaksi di mesin ATM di Indomaret Jalan Bukit Barisan, Jumat (08/04/22) sekitar pukul 17.30 wib sore.
"Benar, saat ini masih melakukan penyelidikan terkait tindak kejahatan modus ganjal ATM ini," ujar Kapolsek Tenayan Raya Kompol Manapar Situmeang melalui Kanit Reskrim Iptu Bahari Abdi, Sabtu (09/04/22).
Dikatakan Abdi, pihaknya juga telah mendatangi TKP dan mengumpulkan rekaman CCTV serta keterangan saksi-saksi untuk mencari identitas pelaku.
Kejadian yang dialami Ayu ini saat di depan mesin ATM, Kartu ATM Ayu tak bisa masuk ke mesin. Berulang kali dicoba tetap gagal. Hingga akhirnya datang seorang pria berpura-pura menolong Ayu.
Pria tersebut meminta Ayu untuk memencet tombol nomor PIN ATM. Namun, ATM tetap tidak bisa difungsikan dan uang tidak bisa ditarik.
Fitri menyerah lalu pergi dan mencari mesin ATM lain yang tak jauh dari Indomaret tersebut. Di mesin ATM kedua ini, Kartu ATM Ayu bisa masuk namun kode PIN selalu salah.
Lantaran tak bisa mengambil uang, Ayu pun pulang kerumahnya.
Tiba-tiba dalam perjalanan pulang, masuk pemberitahuan M-Banking yang dikirim melalui SMS menyatakan terjadi penarikan, hingga saldo rekeningnya habis. Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tenayan Raya. (*)

