Ini Identitas Mayat Perempuan Mengapung di Pelabuhan Desa Tanjung Kulim

Ini Identitas Mayat Perempuan Mengapung di Pelabuhan Desa Tanjung Kulim

Beritariau.com, Meranti -  Polisi akhirnya mengungkap identitas perempuan yang ditemukan tidak bernyawa di Pelabuhan Desa Tanjung Kulim, Kecamatan Merbau.

Kapolsek Merbau IPTU Aguslan, Jumat (8/4/2022) mengatakan, hasil penyelidikan dari interogasi saksi saksi yang menemukan Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB korban diketahui bernama Bowotia Ndruru alias Rasih (66) asal Tetegewo Desa Hilisao'oto Kecamatan Sidua'ori Nias Selatan, Sumut. 

Menurut Kristina Laia (28) anaknya, pada Rabu (6/4/2022) korban bersama sekitar lebih kurang 20 orang datang dari Palembang tujuan Pelalawan menggunakan mobil bus untuk bekerja sebagai buruh di PT. Trio Mas Kabupaten Siak.

Tiba di Kerinci Pelalawan morban dan rombongan dijemput menggunakan 2 unit mobil truk colt diesel milik perusahaan dan dibawa menuju ke Pelabuhan Petro Divisi X PT. Trio mas Kab. Siak.

Pada Kamis (7/4/2022) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB mobil menaiki Kapal tongkang milik perusahaan menuju ke lokasi kerja tepatnya di kawasan Pelabuhan Kimas Divisi VII Pt. Trio mas. 

Sekitar lebih kurang 10 menit tongkang berjalan korban permisi kepada anaknya buang air kecil, namun tidak kembali hingga dilakukan pencarian namun tidak membuahkan hasil.

Sekitar pukul 10.00 WIB pihak perusahaan mendapatkan informasi ada penemuan mayat di desa Tanjung Kulim dan langsung membawa keluarga menuju lokasi.

“Saat diperlihatkan jasad korban, pihak keluarga membenarkan,” terang Iptu Aguslan.

Dari lokasi jasad korban kemudian dibawa ke Selatpanjang menggunakan speedboat dikawal oleh 3 personil Sat Pol Air Res Meranti dan Kanit Reskrim Polsek Merbau untuk divisum. 

“Hasilnya tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh luar korban,” terang Aguslan. (*)