Dam atau Bendungan untuk Menampung Genangan Air

Petani sagu Abdul Manan pakai Dana Bantuan Jokowi bangun DAM

Petani sagu Abdul Manan pakai Dana Bantuan Jokowi bangun DAM

Presiden Jokowi memberikan bantuan dana untuk membuat sekat kanal kepada warga Desa Sungai Tohor. Dana diterima oleh Abdul Manan, selaku pembuat petisi yang meminta Presiden blusukan ke desa mereka | Indra Nugraha | GreenPeace | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Selat Panjang - Bantuan Presiden RI, Ir Joko Widodo, yang diberikan kepada Abdul Manan, Ketua Majelis Dewan Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) di Sungai Tohor, Kamis (27/11/14) akan digunakan untuk pembuatan 10 buah dam air di beberapa kanal [Baca : Wah ! Ternyata Petani Sagu Inilah yang panggil Jokowi turun ke Riau ]. Dam atau Bendungan adalah penghalang yang dibangun melintang pada aliran sungai yang bertujuan menampung genangan air.

Abdul Manan yang merupakan warga Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Jumat (28/11/14) mengatakan, pengerjaan pembuatan dam itu akan dilakukan secara bergotong-royong bersama masyarakat.

"Presiden membantu sebesar Rp300 juta. Dana itu dapat untuk membuat 10 dam atau sekat air di kanal, guna mencegah kekeringan di lahan gambut. Nantinya akan dikerjakan oleh kelompok masyarakat secara bergotong-royong," ungkapnya.

Dijelaskannya, pembuatan Dam di kanal tersebut direncanakan akan berjarak 500 meter, dimana nantinya akan dibuat berbahan kayu. "Bahannya dari kayu dulu, kalau dibuat dari beton dana segitu tak cukup," ujarnya.

Selain membuat Dam di lokasi kanal yang mengalirkan air ke lahan gambut milik masyarakat, lanjutnya, salah satu Dam juga akan dibuat di kanal yang dibuat oleh perusahaan dekat hulu sungai simpang kanan.

"Saat ini sudah masuk air laut dari hulu sungai simpang kanan ke kanal itu, karena hulu sungai simpang kanan sudah hampir bertemu dengan kanalisasi perusahaan PT LUM dan PT NSP. Kami takut nantinya air kanal tumpah ke laut dan menyebabkan kekeringan lahan gambut," jelasnya.

Perlu diketahui, jika lahan gambut tersebut kering, maka saat musim kemarau akan lebih mudah terbakar dan menjalar kekawasan hutan lain. [red/mc]