Berhasil Cegah Karhutla, Desa Bagan Limau Terima Reward Rp50 Juta

Beritariau.com, Ukui – Desa Bagan Limau di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau berhasil meraih penghargaan atau "reward" Rp50 juta karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Reward untuk Desa Bebas Api (DBA) di tahun 2021 ini diberikan Asian Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit, yang merupakan bagian dari grup Royal Golden Eagle (RGE).
Reward DBA ini rutin setiap tahunnya digelontorkan Asian Agri bagi desa binaan yang memiliki komitmen dalam upaya pencegahan dan menekan angka kebakaran hutan dan lahan di desanya.
"Kami dari PT Inti Indosawit Subur Kebun Ukui mewakili Asian Agri mengucapkan selamat kepada Desa Bagan Limau yang berhasil meraih reward Desa Bebas Api. Perangkat dan warga desa berhasil menjaga desa dari kebakaran hutan dan lahan," kata Abed Butar-butar, Manager PT Inti Indosawit Subur (IIS) Ukui kepada wartawan, Jumat (29/10/2021).
Ditambahkannya, pihak perusahaan berharap prestasi ini untuk ke depannya dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan, sehingga bisa memperoleh reward full.
"Kami dari PT IIS siap membantu desa dalam hal pencegahan maupun pemadaman di Desa Bagan Limau ini," kata Abed.
Sementara itu, Sekdes Bagan Limau Lamhuddin Harahap mengucapkan berterimakasih kepada PT IIS - Asian Agri yang telah berinisiatif membuat program DBA.
"Alhamdulillah setelah 5 tahun menjalankan program Desa Bebas Api ini baru tahun ini kami mendapat reward sebesar Rp 50 juta," ucapnya seraya mengimbau masyarakat Desa Bagan Limau untuk senantiasa saling membantu didalam pencegahan kebakaran.
Ketua MPA Bagan Limau Zulkarnain Harahap mengaku, reward DBA akan mendorong masyarakat untuk lebih semangat akan menjaga desanya dari kebakaran hutan dan lahan.
Manager Program DBA Asian Agri Hafiz Hazalin Sinaga mengatakan perusahaan memberikan apresiasi ini sebagai wujud kepedulian. Perusahaan selalu mengajak masyarakat dalam upaya mencegah Karhutla di desanya masing masing.
"Kami berharap upaya ini terus ditingkatkan, sehingga nantinya desa dapat mandiri dalam melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di desanya," kata Hafiz lagi. *

