SF Haryanto Berjanji Jalankan Fungsi Jabatan Sekdaprov Riau

SF Haryanto Sekdaprov Riau, saat membacakan fakta integritas yang ditanganinya
Beritariau.com, Pekanbaru - SF Haryanto, telah resmi berstatus menjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Rabu (18/8/2021) siang usai dilantik langsung Gubernur Riau, Syamsuar.
Dalam fakta integritas yang dibacakannya, ia berjanji akan bekerja sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.
“Pada hari ini saya yang bertanda tangan dibawah ini Ir SF Haryanto SE”. Selanjutnya bertindak dan untuk mengusahakan dan melaksakan pelayanan prima. Dengan menghindari pungutan yang menjurus korupsi, sesuai UU yang berlaku.
SF Haryanto, juga berjanji akan mendukung visi misi Gubernur Riau, sesuai pembangunan jangka menegah RPMJ untuk mencapai visi misi Riau 2025.
“Saya juga berkewajiban melaksanakan penetapan kinerja target utama beserta dokumen pendukung lainnya pada indikator yang ditetapkan,” ucap SF Haryanto.
Lanjut SF, dia juga akan berusaha optimal meningkatkan pendapatan daerah, serta berusaha mendapatkan dana alokasi APBN demi pencapaian pembangunan Provinsi Riau.
Kemudian, dia juga tidak akan meminta atau menerima satu pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah atau bayaran dan lainnya, yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Saat menjalankan fungsi jabatan Sekdaprov, SF juga berjanji akan menjaga nilai-nilai moralitas, bersikap transparan dan akuntabel sesuai dengan budaya melayu.
Selanjutnya, akan menghindari pertentangan kepentingan interes pada tugas sehari-hari.
Seterusnya, dia juga akan melaporkan kepada atasan setiap kegiatan yang melanggar fakta integritas mengenai setiap usaha.
Lanjut SF, dia akan terus berkomitmen melaksanakan penerapan kebijakan penghargaan dan reward maupun anismen, secara konsisten.
“Apabila saya melanggar fakta integritas tersebut, saya bersedia diberi sangsi moral, sangsi administratif serta dituntut ganti pidana sesuai UU yang berlaku,” tegasnya.
“Apabila dalam 12 bulan, saya menunjukkan kinerja yang tidak sesuai. Saya bersedia di evaluasi dan jika saya tidak melaksanakan tugas. Saya bersedia dicopot dan diganti sesuai fakta integritas tersebut,” tutup SF Haryanto.***

