Video Viral Heli BNPB:

Eed & Syamsuar Punya Dalih Berbeda

Eed & Syamsuar Punya Dalih Berbeda

Beritariau.com, Pekanbaru -- Indra Gunawan atau akrab disapa Eed, Ketua DPRD berbeda dalih dengan Gubernur Riau Syamsuar ketika ditanya wartawan tentang kasus video yang kemudian viral helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang digunakan dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Bengkalis.


Dijumpai di sela sela acara kunjungan kerja Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus, Eed yang awalnya sudah menghindar dari wartawan dengan buru buru masuk mobil, akhir mau keluar dan memberikan keterangan.

''Tak benar itu,'' katanya saat ditanya wartawan dirinya diduga memanfaatkan fasilitas negara dengan menggunakan heli BNPB ke acara  Musda Partai Golkar Bengkalis.

Video Eed yang turun dari Heli BNPB bersama dengan Ketua AMPG di helipad di Kota Bengkalis akhir pekan lalu ini kemudian menjadi viral.

Eed yang juga Sekretaris DPD I Partai Golkar Riau ini mengaku sebelum mendarat di bumi Negeri Junjungan, dirinya sebelumnya baru saja pulang dari memantau aktivitas pemalakan liar atau illegal logging

''Kalau Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan, Red) kan sudah ada ada Lancang Kuning (aplikasi Dashboard Lancang Kuning Polda Riau, Red). Ini tadi saya lihat 'illegal logging','' tuturnya.

Tetapi ketika giliran Gubernur Riau Syamsuar yang dikonfrontir soal Heligate itu, dia mengatakan Eed dalam kapasitas Ketua DPRD bersama Forkopimda Riau lainnya baru saja memantau Karhutla.

Ketua DPD I Partai Golkar Riau itu menganggap, video Heligate ini dikarena soal politik. Karena Eed maju di Pemilihan Bupati Bengkalis pada Pilkada serentak yang digelar 9 Desember 2020.

Yang meninggalkan tanda tanya besar, siapa yang ''bengak'' (bohong) dalam soal ini? (Den)