Berhari-hari Ditutupi Kabut Asap
Langit di Pekanbaru mulai biru, Sinar Matahari sentuh tanah

Sinar Matahari Mulai Menyentuh Tanah Terpantau di Kawasan Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Sabtu (21/09/19) sore | Beritariau.com 2019
Beritariau.com, Pekanbaru - Berhari-hari ditutup Kabut Asap, kondisi Kota Pekanbaru, Sabtu (21/09/19) sore sekitar pukul 15.00 wib, mulai membaik. Langit mulai membiru dan sinar matahari mulai menyentuh tanah.
"Alhamdulillah. Sinar matahari sudah terasa sedikit menyengat. Langit kemarin putih, sekarang mulai membiru sedikit. Mudah-mudahan tidak kembali putih," kata Helmi, warga Rumbai Pekanbaru, Sabtu sore.
Ia menuturkan, meski selama beberapa pekan kabut asap di Pekanbaru cukup pekat, namun profesinya mewajibkannya tetap bekerja seperti biasa dengan mengenakan masker tipe N95. Masker itu pun diperolehnya dari temannya, bukan dari Pemerintah Daerah Kota Pekanbaru.
"Ya biasa lah kan harus kerja. Tapi tetap pakai masker dan minum air putih banyak. Masker N95 dapat dari teman. Kalau yang dari Pemda-Pemda itu yang biru-biru tipis itu," ucapnya.
Ia berharap kualitas udara di Pekanbaru semakin membaik hingga normal kembali.
Seperti diketahui, setelah Kota Dumai, kualitas udara di sejumlah wilayah di Provinsi Riau mulai membaik. Beberapa hari lalu, hujan mengguyur beberapa wilayah antara lain; Kota Dumai dan Kabupaten Rokan Hulu.
Sementara itu, Data Citra Sebaran Asap hari ini dirilis BMKG pada pukul 10.00 wib pagi tadi, terdeteksi asap di wilayah Riau, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimatan Selatan, Semenanjung Malaysia dan Serawak Malaysia.
Posisi arah angin di Sumatera dan Kalimantan, pada umumnya dari Tenggara - Selatan ke Barat Laut - Timur Laut. Dengan kecepatan angin di daratan Pulau Sumatera rata-rata berkisar 5 hingga 15 Knot.
Arah sebaran asap di Riau, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimatan Selatan, menyebar ke arah Barat Laut - Utara.
Data Cuaca Stasiun Meteorologi Bandara SSK II Pekanbaru pukul 13.00 wib juga menyebutkan, jarak pandang mulai beransur membaik berkisar 1 Kilometer (KM). Di sore hari pukul 16.00 wib, jarak pandang di Pekanbaru sudah mencapai 2 KM, Rengat 2 KM, Dumai 800 Meter dan Pelalawan 600 meter.
Sedangkan HotSpot (Titik Panas) sesuai laporan BMKG dari pantauan Satelit pada pukul 06.00 pagi tadi, di Sumatera terdetekai sebanyak 1182 titik. Dimana terbanyak di Provinsi Jambi sebanyak 499 titik, diikui Sumatera Selatan 391 titik dan Riau 198 titik.
Dari 198 titik HotSpot di Riau, yang terdeteksi di tingkat kepercayaan (Level Confidential) Titik Api sebanyak 129 Fire Spot (Titik Api). Dari data hari ini jika dibandingkan dengan data sebelumnya, total Hot Spots dan Fire Spots yang muncul fluktuatif.
Kondisi terbaru pada pukul 16.00 wib, Fire Spot di wilayah Riau tersisa hanya tinggal 1 titik yang terpantau di Kabupaten Indragiri Hulu. (red)

