Lecehkan Polisi, Kapolsek Kampar Kiri Akan Laporkan Angky dan Rico

Lecehkan Polisi, Kapolsek Kampar Kiri Akan Laporkan Angky dan Rico

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril yang dilaporkan ke Propam Polda Riau karena diduga menganiaya seorang mahasiswa warga Kampar Kiri kabupaten Kampar, Angky, mengaku tidak gentar. [Baca : Aliansi Pendemo Desak Kapolda Riau Copot Kapolsek Kampar Kiri]

Kompol Amril justru berencana melaporkan Angky dan Rico, kakaknya, yang telah dinilai melecehkan institusi kepolisian.

"Baik saya maupun anggota Polsek Kampar Kiri, tak ada melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan. Malah, Angky dan Rico yang menghina institusi saya di depan tokoh masyarakat dan para ninik mamak. Ini akan saya laporkan," ujar Amril di Mapolda Riau, Senin (27/10/14).

Amril menceritakan, saat kejadian, Angky yang mengaku dianiaya oleh Amril, tak punya urusan di Mapolsek Kampar Kiri saat itu, lalu diminta untuk keluar karena saat kejadian pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka kasus pencurian rumah.

"Awalnya kita minta secara baik-baik kepada Angky untuk meninggalkan ruang penyidik karena sedang ada pemeriksaan, namun yang bersangkutan malah memaki dengan sebutan nama-nama binatang kepada polisi yang ada di depannya," kata Amril.

Mendapat cacian dari Angky, sambung Amril, pihaknya hanya diam karena tak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, tak lama kemudian, datang orang tua Angky bernama Bujang bersama istrinya sambil marah-marah dan mencari tau siapa orang yang telah menganiaya Angky, anaknya tersebut.

"Tak ada yang menganiaya Angky, malah orang tuanya menanyakan siapa yang melakukan, saya bilang baik-baik, tidak ada penganiayaan terhadap Angky," lanjut Amril.

Lalu, para tokoh masyarakat dan ninik mamak yang juga kebetulan berada di Mapolsek Kampar Kiri tersebut melerai aksi tudingan Bujang dan anaknya Angky terhadap Kompol Amril.

"Setelah dinasehati para ninik mamak, Pak Bujang mengatakan hanya mendapat pengakuan dari anaknya, yang mengaku dianiaya oleh polisi yang berada di kantor, padahal para ninik mamak juga mengatakan tidak ada penganiayaan," terang Amril.

Untuk itu, Kompol Amril yang mengaku tidak ada melakukan penganiayaan baik anggotanya maupun dirinya terhadap Angky, berniat melaporkan Angky yang menghina institusinya.

"Dia (Angky) malah menghina Institusi kepolisian, kalau saya yang dihina tidak masalah, tapi jika polisi yang dihina, itu pelanggaran, saya laporkan ini," ketus Amril. [pan]

Tags :# hukum