Sering disebut tidak waras oleh korban

Sakit Hati, Agus Gorok Leher Seorang Nenek

Sakit Hati, Agus Gorok Leher Seorang Nenek

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Agus, pemuda 19 tahun di Kuantan Singingi, Provinsi Riau nekad menghabisi nyawa Juniarti, wanita paruh baya yang tidak lain merupakan tetangganya.

Agus tak dapat membendung emosi yang selama ini dipendamnya. Hampir setiap kali bertemu korban, Juniarti (53), pelaku diejek dan dihina dengan sebutan pria gila.

Akhirnya, Agus nekat menggorok leher korban hingga tewas.

"Dari pengakuan pelaku, dia sering diejek dan dikata-katain gila oleh korban. Lalu saat sepi, pelaku mendatangi korban dan menggorok lehernya," ujar Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Muhammad Mustofa, Rabu (2/1/2019).

Pelaku sengaja membawa pisau cutter untuk melakukan aksinya. Agus yang berdomisili tak jauh dari rumah korban di Desa Talontam Benai Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi, Riau mengintai korban.

Pada Sabtu (29/12/2018) lalu sekitar pukul 17.30 Wib, Agus datang dan mencari korban di belakang rumahnya.

Ketika korban keluar dari rumah, Agus langsung memukulnya hingga terjatuh. Setelah itu, Agus mengambil pisau di kantongnya lalu menyayat leher korban.

"Kemudian tubuh korban dibawa ke irigasi bendungan rawang udang Desa Talontam Benai. Lalu pelaki pergi dari lokasi," ucap Mustofa.

Jenazah korban akhirnya ditemukan warga dan keluarganya di bendungan tersebut. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polres Kuantan Singingi. Untuk memulai penyelidikan, polisi memeriksa sejumlah saksi termasuk keluarganya. 

Kemudian pada Senin (31/12/2018), polisi mendapatkan informasi terkait identitas pelaku yang membunuh korban. Dari informasi itu, polisi lalu mencari keberadaan pelaku.

"Ada saksi yang menyebutkan bahwa sebelim kejadian pelaku berada di lokasi," kata Mustofa.

Tak ayal, polisi mencari pelaku hingga ke rumahnya. Akhirnya saat pelaku pulang ke rumahnya, langsung ditangkap tanpa perlawanan.

Penangkapan terhadap pelaku dipimpin Kasat Reskrim AKP Andi Cakra Putra. "Pelaku ditangkap saat berada di rumahnya, baru pulang  memancing ikan di Dusun Banjar benai Desa Talontam," kata Mustofa.

Saat ditangkap pelaku mengakui perbuatan  yang dilakukannya terhadap korban tersebut. Kemudian pelaku langsung diamankan ke Mapolres kuansing untuk penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, korban ditemukan tewas secara misterius di irigasi bendungan rawang udang Desa Talontam Benai. Dari hasil visum luar, terdapat luka lebam di rusuk kanan, leher ditemukan luka robek 9 cm, luka pelipis mata kanan serta luka diatas telingan kanan. [ard]