Dilarang Megawati, Kapitra Batal Polisikan SBY

Dilarang Megawati, Kapitra Batal Polisikan SBY

Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera batal melaporkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ke Kepolisian. 

"Harusnya saya laporkan Pak SBY terkait pencemaran nama baik berdasarkan Undang-Undang ITE terhadap partai (PDIP)," kata Kapitra di Ditreskrimsus Polda Riau, Kota Pekanbaru, Minggu 

Namun, dia mengatakan dirinya diperingatkan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri untuk menghormati SBY sebagai mantan kepala negara.

Selain itu, dia juga mengatakan masih menunggu sikap dan keputusan DPP PDIP yang baru akan menggelar rapat pada Selasa lusa (18/12). 

"Ketua umum saya mengatakan harus menghormati Pak SBY karena beliau mantan kepala negara. Ibu Megawati juga berpesan jangan melawan kekerasan dengan kekerasan," jelasnya. 

"Karena perintah itu, saya tunda dulu nunggu (rapat) DPP hari Selasa," lanjutnya.

Sebagai gantinya, Kapitra justru melaporkan pengrusakan baliho dirinya yang akan maju sebagai calon legislatif DPR RI, yang dirusak oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu malam tadi. 

"Jadi hari ini saya laporkan baliho saya yang dirusak," katanya lagi. 

Pelaporan itu langsung dilakukan Kapitra di Ditreskrimsus Polda Riau, dengan nomor Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPL) : STPLP/108/XII/2018/Ditreskrimsus. 

Sebelumnya dalam konferensi pers di Pekanbaru, Sabtu malam tadi, Kapitra menyebut akan melaporkan SBY ke Polisi karena dinilai telah menyebut PDIP dalang pengrusakan ribuan atribut partai Demokrat di Pekanbaru. 

SBY lantas menanggapi santai pernyataan Kapitra tersebut. Dia mengatakan telah mendengar rencana Kapitra untuk melaporkan dirinya ke Polda Riau.

"Silahkan (lapor ke Polisi)," ujar SBY usai mengikuti Car Free Day (CFD) dan bertemu dengan ribuan warga Kota Bertuah hari ini. 

"Saya tadi malam juga dengar. Saya tidak pernah menuduh PDI Perjuangan dibalik apa yang dilakukan kemarin," lanjutnya. 

Justru, kata SBY, dirinya berharap Polisi dapat menangani secara serius dan tuntas insiden pengrusakan atribut partai yang ia nilai telah menginjak dan merobek harga dirinya tersebut. [ard]