Diancam, Wartawan Laporkan Zainal Airifin Ke BK DPRD Pekanbaru

MELAPOR - Ade Candra, Menunjukkan Bukti Laporan Dugaan Pengancaman Yang Dilaporkan ke BK DPRD Kota Pekanbaru | Beritariau.com2018
Beritariau.com Pekanbaru - Ade Candra, salah satu wartawan media online yang biasa melakukan kegiatan peliputan di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (24/07/18) melaporkan Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru.
Politisi dari Partai Gerindra itu dilaporkan terkait nada ancaman di WhatsApp Messanger yang dialamatkannya kepada salah satu wartawan media online, Ade Candra pada 18 Juli 2018.
"Hari ini saya secara resmi telah melaporkan dan mengadukan perlakuan Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang terhormat saudara Zainal Arifin yang saya nilai telah melakukan intervensi dan pengancaman," ucap Ade Candra, dalam keterangannya kepada wartawan.
Dari pesan WhatsApp yang beredar, ancaman yang dialamatkan itu terkait dengan pemberitaan. Belum jelas dan belum rinci pemberitaan mana yang membuat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Pekanbaru ini merasa naik pitam.
"Kurang ajar x berita ang tu, siapo yang suruh ang, besok ang tunggu yo kito selesaikan secara jantan, angkat HP kau tu," begitu pesan singkat nada ancaman yang beredar di WhatsApp Messenger tersebut.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin saat dikonfirmasi mengaku tidak ada ancam mengancam wartawan. Dirinya beralasan bahwa pesan singkat yang disampaikan itu agar bisa menyelesaikan dengan perundingan yang baik.
"Itu tidak mengancam. Ancaman yang mana? Soal ancaman secara jantan? Secara jantan itu kan banyak artinya, bisa ajak makan, ngopi dan sebagainya. Ya intinya ingin menyelesaikan secara baik-baik, jika bisa ketemu," ungkap Zainal.
Zainal bahkan sempat menuding ada pesanan sponsor ditengah tahun politik pemberitaan negatif yang dialamatkan kepada dirinya. Sebab katanya, selama ini dia mengaku tidak ada menganggu pihak manapun siapapun, herannya dia tiba-tiba diserang secara masif.
"Itu dugaan saya ada pesanan untuk menyerang saya. Ini tahun politik. Dan saya sempat terpancing oleh teman-teman,"akunya.
Ketua BK Masni Ernawati, mengaku sudah menerima laporan ini secara lisan. Namun, secara tertulis belum sampai kepada dirinya. Meski begitu, kejadian ini akan langsung diproses secepatnya dengan menjadwalkan kepada kedua belah pihak yang berseteru.
"Tentu ini menjadi perhatian kita, apalagi wartawan itu kan mitra kita di DPRD. Kita akan jadwalkan untuk memanggil Zainal dan Candra, apa persoalan sebenarnya. Setelah itu baru ada sikap kita," ujar Masni.
Menyikapi kegaduhan ini, ketua Partai Gerindra Pekanbaru Esweli mengaku belum mendapatkan laporan secara resmi dari yang bersangkutan maupun dari BK DPRD. "Tapi ini menjadi atensi kita, dan kita akan tindaklanjuti," ujarnya singkat. [red]

