Guru cabuli murid di Pekanbaru, alasannya suka sama suka

Ilustrasi (merdeka.com)
Beritariau.com, Pekanbaru - Kejadian miris dan konyol dilaporkan ke Kepolisian Resor Kita Pekanbaru. Guru yang seharusnya menjadi teladan bagi murid justru diduga melakukan perbuatan yang tidak senonoh.
Ya, sang guru dilaporkan oleh orang tua si murid melakukan tidak pidana cabul pada Minggu (24/12/2017) lalu. Itu setelah sang korban yakni murid perempuan berumur 16 tahun diduga digagahi gurunya pada Minggu malam dini hari.
Bertempat di Hotel Jalan Gatot Subroto DS (16) tahun mengalami kejadian memalukan itu. Ibu korban S mengadukan guru FV telah menyetubuhi anaknya.
Hal itu diketahui setelah anaknya mengaku pada Minggu siang bahwa korban diajak pelaku pergi ke hotel. Lalu disetubuhi di kamar Lantai 5.
Setelah terima laporan, Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Pekanbaru tak beberapa lama menangkap seorang oknum guru sekolah kejuruan swasta itu usai dilaporkan oleh orangtua korban, Minggu (24/12/2017).
Kepala Unit II Satreskrim Polresta Pekanbaru AKP Syahrizal dalam eksposnya di Pekanbaru, Kamis (28/12/2017) mengatakan saat ini, F terpaksa mendekam dibalik jeruji besi Mapolresta Pekanbaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Dia ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Syahrizal.
Sementara itu, pelaku F mengaku telah melakukan perbuatan itu sebanyak tiga kali. Dia berdalih kalau hal itu didasari atas suka sama suka.
"Kami pacaran sudah empat bulan. Udah tiga kali (cabuli korban) di hotel karena disana tak dilihat orang ramai," ungkap F.
Tersangka juga telah memiliki istri dan dua orang anak laki-laki ini. Satu diantaranya adalah anak bawaan istri atau tiri dan satu lagi anak kandungnya.
F merupakan tenaga pengajar di mata pelajaran Teknologi Informatika (TIK) di salah satu sekolah menengah kejuruan Pekanbaru.
"Sudah enam bulan mengajar disana. Dia awalnya curhat terus kami pacaran. Ke hotel itu sama-sama mau," tuturnya.(bas)

