30% Untuk Provinsi Riau
Perusahaan Gas Ini Berkontribusi Cukupi 50% Listrik di Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Hampir setengah atau 50% kebutuhan listrik di Kota Pekanbaru setiap harinya dipasok oleh Perusahaan minyak dan gas bumi PT Energi Mega Persada (EMP). Dari 300 megawatt kebutuhan, sedikitnya 140 megawatt merupakan produksi dari PT EMP.
"Jumlah pasokan gas EMP ke pembangkit PLN Pekanbaru kini sebesar 30 MMSCFD yang setara dengan sekitar 140 megawatt. Ke depan, pasokan gas EMP ke PLN Pekanbaru akan bertambah sehingga mampu memenuhi pasokan listrik di atas 50%," kata Kepala Humas EMP Dahrul Hidayat, Minggu (19/10/14).
Ini berarti, tak hanya di Pekanbaru, EMP menyumbangkan sekitar 30% listrik dari total kebutuhan di Provinsi Riau, yakni sekitar 500 megawatt.
Kontribusi EMP itu berupa 33 MMSCF (satuan gas) atau setara dengan 150 megawatt listrik. Kontribusi itu dari produksi gas anak perusahaan EMP, yakni EMP Bentu Limited yang memasok gas sebesar 32 MMSCFD ke PLN Pekanbaru dan PLTMG Langgam Power di Kabupaten Pelalawan serta EMP Malacca Strait SA yang memasok gas sekitar 0,3 MMSCFD (setara 1,1 megawatt) melalui PLTMG Melibur di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dahrul menjelaskan, EMP adalah perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) terkemuka nasional dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Di bawah SKK Migas, EMP melakukan pengelolaan cadangan migas, teknik pengeboran dan teknologi produksi yang inovatif, modern, aman, serta ramah lingkungan.
Pada 27 Agustus 2014 lalu, EMP melakukan peluncuran logo baru dengan brandline "Empowering People". Melalui logo baru tersebut, EMP berkomitmen memanfaatkan energi untuk membantu memberdayakan manusia dalam upayanya mencapai kehidupan yang lebih baik.
Hingga kini, EMP mengeksplorasi dan memproduksi migas di wilayah kerja seluas 28.000 kilometer persegi. Selain itu, EMP juga telah mengembangkan diri menjadi pemasok gas bagi sejumlah industri besar di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa Timur.
Sebagai satu di antara perusahaan migas di Indonesia, EMP memiliki kendali langsung maupun tidak langsung terhadap unit bisnisnya, Malacca Strait PSC (EMP Malacca Strait SA), Bentu PSC (EMP Bentu Limited), Korinci Baru PSC (EMP Korinci Baru Limited), Tonga PSC (PT EMP Tonga), Semberah TAC (PT EMP Semberah), Gelam TAC (PT EMP Gelam), Sangatta II CBM PSC (PT Visi Multi Artha), dan Tabulako CBM PSC (PT Artha Widya Persada).
Sementara itu, untuk yang nonoperator adalah Gebang JOB PSC (EMP Gebang Limited), Kangean PSC (Kangean Energy Indonesia Ltd), dan Offshore North West Java (ONWJ) PSC (EMP ONWJ Ltd). [red/rm]

