Sediakan 17 Ribu Tabung, Pertamina Ngaku Stok Elpiji di Pekanbaru Aman

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Sales Representative Elpiji Pertamina Pekanbaru Donny Brilianto mengatakan bahwa, ketersediaan stok gas elpiji saat ini masih aman.
"Tak ada melakukan pengurangan. Malah pasokan gas elpiji selalu ditambah. Stok masih aman," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (16/10/14).
Katanya, dalam sehari, wilayah Kota Pekanbaru mendapatkan jatah 17 ribu tabung per harinya. Bila dijumlahkan, Provinsi Riau mendapat pasokan gas elpiji sebanyak 105 ribu tabung per hari.
Menurutnya, di 12 agen resmi, penyaluran gas elpiji 3 Kg dilakukan di beberapa titik.
Sebelumnya, pihaknya menerima laporan bahwa kelangkaan terjadi di beberapa titik antara lain di Jalan Purwodadi, Cipta Karya, Suka Karya, Taman Karya, Delima, Rajawali Sakti, Garuda Sakti dan di Perum Sidomulyo Kecamatan Tampan. Mendapat laporan, pihaknya langsung menggelar operasi pasar 7-8 Oktober yang lalu.
"Setelah kami cek waktu itu, memang ada pengurangan disana (Tampan, red). Makanya kami langsung turun dan lakukan penambahan," terangnya.
Ia menghimbau, apabila ada masyarakat yang menemukan oknum menimbun elpiji 3 kilo, segera melaporkan ke Disperindag Kota Pekanbaru dan aparat kepolisian setempat.
“Kita khawatir saja, mana tahu itu adalah gas oplosan atau ada migrasi dari 12 kilo ke 3 kilo gram. Saat ini, bisa saja ada permainan di tingkat pengecer yang mau mencari keuntungan lalu dijual harga tinggi,” paparnya.
Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) agen dan pangkalan itu masih menjual dengan harga normal. Untuk ukuran 3 kilo, Rp14,210 dan untuk ukuran 12 kilo Rp103,300. Harga itu dikatakannya masih menggunakan HET lama.
“Sejak 2010 yang lalu hingga saat ini belum ada penetapan HET baru. Kita berharap ini jadi catatan Pemko sendiri,” pungkasnya. [mar]

