Tega menjambret Ibu Guru, pemuda ini ditangkap di Warnet Sky Pekanbaru

Ilustrasi (poskota)
Beritariau.com, Pekanbaru - Aksi Jambret masih belum berhenti di Pekanbaru, pelakunya tak mengenal korban. Beberapa pekan yang lalu bahkan korbannya seorang guru yang bekerja mencerdaskan bangsa.
Saat itu, Rabu (16/11/2017) korban ibu-ibu Nomie (41) berangkat dari rumahnya di Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru menuju ke tempat kerjanya di MAN 2 Kabupaten Kampar dengan mengendarai sepeda motor Mio dibonceng suaminya.
Akan tetapi dalam perjalanan tepatnya di depan Kantor Pajak Jalan Arengka II Pekanbaru tiba-tiba dari arah belakang datang dua orang pelaku. Mereka yang juga mengendarai sepeda motor menghampiri dan langsung mengambil dan menarik satu buah tas sandang kulit warna coklat yang diletakkan di tengah-tengah tempat duduk.
Setelah pelaku berhasil mengambil tas tersebut, pelaku melarikan diri ke arah Mall SKA. Kemudian korban dan suaminya berusaha mengejar pelaku, tapi tidak berhasil.
Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian lebih kurang Rp7 juta. Di dalamnya ada HP Blacberry dan Samsung. Lalu tiga buah gelang keroncong silver berlapis emas, cincin batu hitam tempahan silver berlapis emas, cincin batu putih silver berlapis emas, gelang tangan mata putih silver berlapis emas, dan uang tunai lebih kurang Rp800 ribu.
Atas kejadian itu, kemudian korban melaporkannya Polsek Senapelan. Berselang 12 hari akhirnya pada Selasa (28/11/2017), setelah melakukan penyelidikan mendalam Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Senapelan mengamankan satu pelakunya bernama Anju.
Pemuda berusia 20 tahun ini ditangkap di Warnet Sky Jl. H Guru Sulaiman Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Tersangka mengakui perbuatannya dan barang hasil jambret dijual bersama temannya yang masih dalam pencarian.
"Tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Polsek senapelan guna penyidikan lebih lanjut," ujar Wakapolres Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi menginformasikan.(bas)

