Sosialisasi Bersama Stakeholder
Meski Riau masuk dalam kategori aman Pemilu, Bawaslu Riau takkan lengah
PERESMIAN - Bawaslu meresmikan pojok pengawasan di Riau | Istimewa
Beritariau.com Pekanbaru - Pimpinan Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, mengatakan, dalam hal pengawasan, Provinsi Riau masuk dalam kategori aman dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) bila merujuk 17 Pilkada tingkat Provinsi tahun 2018 di Indonesia.
"Riau itu ada di nomor 14. Itu termasuk aman. Skala keamanan (dari Bawaslu,red) yang paling baik itu adalah nomor 17," Kata Fritz, saat menggelar kegiatan sosialisasi kepada stakeholder dalam persiapan pengawasan Pilkada Serentak tahun 2018, Kamis (16/11/17).
Dijelaskannya, keberhasilan pelaksanaan Pilkada sangat ditentukan dari seluruh elemen bangsa, terutama masyarakat umum untuk mewujudkan demokrasi substantif.
"Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam melakukan pencegahan dan penindakan, Bawaslu menjadi salah satu kunci berlangsungnya tahapan Pemilu yang berintegritas dan berlangsung secara luber dan jurdil," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, mengungkapkan, dalam pengawasan Pilkada dan Pemilu, Bawaslu Riau menjelaskan ada 3 fungsi dan perannya. Fungsi itu yakni, pelindung Pemilu dari kecurangan dan pelanggaran, penegak hukum pemilu dan pemulih hak-hak peserta Pemilu.
"Jadi tiga tugas dan fungsi inilah yang akan menjadi perhatian kami dalam proses pemilihan Gubernur, Bupati atau Wali Kota tahun 2018 mendatang," terangnya.
Ditegaskannya, dalam pelaksanaan Pemilu nanti, sekecil apapun kecurangan atau pun pelanggaran yang akan dilakukan oleh Paslon (Pasangan Calon) pihaknya akan melakukan deteksi setiap pelanggaran yang dilakukan.
“Jika ada pelanggaran, tentu Bawaslu akan melakukan penegakan hukum," tegasnya.
Meskipun dalam kategori Pemilu Riau masuk dalam kategori aman, pihaknya tidak akan merasa lengah dan mewanti-wanti agar seluruh jajarannya selalu waspada.
"Kita tidak akan lengah, meskipun kita masuk dalam kategori aman. Sebab, sebelumnya ada kericuhan pemilukada di salah satu Kabupaten di Riau, sampai terjadi aksi pembakaran. Ini yang jadi perhatian nanti," pungkasnya. [red]

