Gelper Galaxy Game Pekanbaru digerebek, Dewan: Sikat saja semua, jangan tebang pilih

Gelper Galaxy Game Pekanbaru digerebek, Dewan: Sikat saja semua, jangan tebang pilih

UNGKAP JUDI - Polresta Pekanbaru mengamankan karyawan dan pemain di Gelper Galaxy Jalan Kuantan Pekanbaru, Kamis (28/09/17) malam | Beritariau.com2017

Beritariau.com Pekanbaru - Meski kepolisian telah bekerja keras mengungkap praktik judi berkedok Gelper di Galaxy Game, namun Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra, malah mengaku pesimis.

Menurutnya, penyegelan yang dilakukan oleh jajaran Polresta Pekanbaru terhadap arena perjudian berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) Galaxy Game Pekanbaru, diyakini takkan berlangsung lama.

"Cuma sebentar, nanti buka lagi tempat judi nya tu. Saya heran juga, harusnya jangan disegel dong (mesin nya, red) tapi diangkat," kata Yose, kepada Beritariau.com, Sabtu (30/09/17).

Yose Saputra sendiri dikenal cukup vokal soal maraknya tempat judi di Kota bertuah saat ini. Anggota DPRD Pekanbaru yang membidangi masalah hukum dan perundang-undangan ini, acap kali melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa titik lokasi yang diduga ada praktik judi berkedok Gelper di Pekanbaru. Saking gencarnya, sidak dilakukan selama dua hari berturut-turut.

TINJAU LOKASI GELPER - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra, Selasa (15/08/17) siang, meninjau lokasi Gelper. Politisi Golkar ini mencium aroma dugaan perjudian yang dibungkus dalam Gelper anak-anak | Beritariau.com2017

Sidak pertama Selasa (15/08/17) siang di 4 titik lokasi yakni Binggo, Superstar, City Game yang berada di Jalan Riau serta Arena Game di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.

SIDAK GELPER - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra bersama lintas Komisi serta Satpol PP & Kabid Perizinan Pemko Pekanbaru, Rabu (16/08/17) kembali meninjau untuk kedua kalinya | Beritariau.com2017

Sidak kedua, dilakukan Rabu (16/08/17) di Galaxy game Jalan Kuantan Raya, Game Center XP Club Jalan Sudirman serta City Game dan Superstar yang berada di jalan Riau. Sidak kedua kali ini melibatkan lintas komisi DPRD dan Pemko Pekanbaru. Menariknya, saat sidak di lokasi City Game, pengunjung panik dan lari berhamburan.

Pasca pengerebekan lokasi titik perjudian gelper di Galaxy Game, politisi dari Partai Golkar ini berharap pengungkapan kasus judi dari kepolisian jangan hanya Kamuflase saja.

Sebab, kata Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pekanbaru terpilih ini, dari temuannya saat sidak beberapa titik, itu hanya contoh saja. Yose sebut, sebenarnya lokasi judi gelper di Pekanbaru jumlahnya lebih dari 12 titik.

"Ini (razia, red) jangan hanya satu tempat. Semua tempat lah. Jangan ada razia ecek-ecek bentuk tim ini bentuk tim itu. Sikat saja semua, jangan tebang pilih. Kondisi Pekanbaru saat ini sudah luluh lantak dan rusak karena adanya permainan judi berkedok gelper," cetusnya.

Menurutnya, kasus judi berkedok gelper ini bukanlah barang baru. Sebelumnya, Yose mengatakan Polisi pernah mengungkap kasus judi dan berlanjut di tingkat Pengadilan. Kapolda Riau, katanya, diminta jangan hanya pandai tutup mata dan tebang pilih dalam menyikapi persoalan judi saat ini. 

"Kapolda Riau wajib menutup tempat judi di Pekanbaru ini. Tak ada tawar menawar, bila kami diajak masuk dalam tim gabungan ormas Islam dan ormas melayu, kita siap membantu pihak kepolisian mengungkap kasus ini," pintanya.

Sebagaimana diketahui, Polisi telah menetapkan 7 orang tersangka kasus dugaan perjudian berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) Galaxy Games yang berlokasi di Jalan Kuantan Raya, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru.

DIAMANKAN - Sejumlah Pengunjung dan Pengelola Gelper Galaxy Games  Saat Diamankan di Mapolresta Pekanbaru, Kamis  (28/09/17) | Beritariau.com 2017

Dari total 7 orang tersangka, 3 diantaranya pengelola dan empat lainnya adalah pemain. Mereka dijerat pasal 303 KUHPidana.

Selain mengamankan puluhan orang malam tadi, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti antara lain ; koin, uang tunai dan kupon.

Penetapan status tersebut, dari hasil gelar perkara yang dilakukan jajaran Polresta Pekanbaru pasca penindakan dalam tempo 1 kali 24 jam.

"Ini berkat laporan masyarakat yang kemudian diintai dan dipantau oleh Petugas selama kurang lebih satu minggu. Modusnya, para pemain yang menang memang dapat menukarkan kupon atau bisa diuangkan," ucap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (29/09/17) sore.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jum'at (28/09/17) malam, Polresta Pekanbaru menggerebek lokasi Galaxy Games yang diduga dijadikan arena perjudian.

Dari pantauan, puluhan pemain dan karyawan termasuk wasit Gelper Galaxy, yang didominasi oleh kaum hawa, diangkut dan diamankan oleh jajaran Polresta Pekanbaru ke dalam mobil truk.

Tidak hanya pemain, puluhan mesin Gelper yang ada di dalam Galaxy Game diberi garis polisi oleh jajaran Polresta Pekanbaru.

Namun, saat awak Beritariau.com mengabadikan suasana foto yang ada didalam arena galaxy yang diberi police line, petugas kepolisian tidak memberikan izin.

Beberapa barang bukti dan hadiah turut diangkut seperti koin, voucer, dan hadiah lainnya diamankan di Polresta Pekanbaru. 

AMANKAN BB - Jajaran Polresta Pekanbaru mengamankan Barang Bukti (BB) dari Galaxy Games Jalan Kuantan Pekanbaru saat dilakukan penggerebekan | Beritariau.com2017

Penggerebekan ini, terlihat jadi tontonan warga sekitar. Hal ini dikatakan warga sekitar, Wahyu, yang melihat secara langsung bagaimana polisi datang tiba-tiba dan melakukan penggerebekan.

"Razia judi dingdong bang. Semua diangkat, pemainnya sama pemilik juga kalau tak salah," ucap Wahyu saat ditemui di lokasi.

Dia mengaku sangat mengetahui persis persoalan galaxy game tersebut. Dan dirinya membenarkan lokasi itu sering dijadikan arena perjudian.

"Ini (Galaxy Game,red) sudah sebulan beroperasi. Pemiliknya namanya Ayong," cetusnya.

Informasi diperoleh, sedikitnya 93 orang personil diturunkan ke lokasi malam tadi. Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Polisi Susanto langsung memimpin penindakan di lokasi itu.

Sebanyak 36 orang langsung digelandang ke Mapolresta Pekanbaru. Diantaranya adalah 12 pengunjung wanita dan 24 pengunjung pria. [bam/red]