Satpol PP dan Dispas : Tak Ada Masalah
Diancam Akan Aksi Bugil, Pembongkaran Lapak Pasar Pagi Arengka Ditunda

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Rencana pembongkaran lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Pagi Arengka Pekanbaru yang akan digelar besok, Rabu (14/10/14), batal dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Kita undur karena masih ada yang dipersiapkan," kata Sekretaris Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, melalui sambungan seluler kepada Beritariau.com, Rabu (14/10/14)
Selain Zulfahmi Adrian, hal senada juga diungkapkan Kepala Bidang Kebersihan dan Ketertiban (K2), Suhardi.
Menurutnya, penundaan ini juga kurang diketahuinya pasti, karena dia juga belum mendapatkan informasi dari Kepala Dinas Pasar (Kadispas) Kota Pekanbaru, Sadri.
"Belum dapat arahan yang jelas juga dari pak Kadis. Besok kita tetap kesana untuk penertiban rutin," ujarnya di ruang kerjanya.
Terkait penyebab penundaan ini, Suhardi juga mengelak ketika ditanyai wartawan apakah ada masalah sehingga rencana yang diperintahkan langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus MT, ditunda.
"Sampai saat ini ga ada masalah. Karena waktu dialog saya sampaikan, tempat (untuk PKL) baru sudah ada," tukasnya.
Perlu diketahui, rencana penertiban ini mendapat reaksi keras dari PKL.
Selain akan mengerahkan 700 orang pedagang untuk menyambut Satpol PP Pekanbaru, para pedagang yang perempuan akan melakukan aksi buka pakaian atau telanjang bulat. [Baca : Hadapi Firdaus MT, Ibu-ibu PKL Pasar Pagi Arengka Bakal Bugil]
"Kalau perlu kita besok telanjang! Kita buka baju," teriak pedagang wanita bersahut-sahutan di kantor salah satu media cetak di Pekanbaru. [mar]

