Empat Wanita Datangi Polresta Pekanbaru

Wah! Korban penipuan oknum pegawai BKD Riau bertambah

Wah! Korban penipuan oknum pegawai BKD Riau bertambah

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru kembali menerima laporan empat wanita korban penipuan dengan modus diloloskan menjadi pegawai dan lulus CPNS oleh Anthoni Luthfi (48), oknum BKD Riau yang ditangkap polisi.

Dengan laporan terbaru ini, jumlah korban Anthoni Lutfi bertambah menjadi 7 orang.

Keempat wanita korban penipuan yang melapor itu yakni, Ri (33), Ke (37), KN (51), ketiganya merupakan warga Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri dan Nov (45) yang merupakan warga Air Tiris, Kabupaten Kampar.‎

"Keempat korban yang melapor pada Rabu (13/9/17) sore sekitar pukul 16.30 wib itu, berprofesi sebagai pengajar," ujar ‎Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Rabu malam.

Dalam laporannya, lanjut Guntur, korban Ri, Ke dan KN dijanjikan untuk menjadi pegawai di Kantor Gubernur Riau dengan jalur sisipan.

Selanjutnya, Anthoni meminta uang 'pelincin' kepada para korban guna mengurus administrasi. Jumlahnya sekitar Rp20 juta per orang.

Sedangkan terhadap korban Nov, pelaku menggunakan modus dapat meloloskan korban lulus sebagai CPNS. 

"Lalu Nov diminta oleh pelaku untuk menyediakan uang Rp68 juta untuk pengurusan. Merasa yakin, korban pun menyerahkannya," beber Guntur.

Dijelaskannya lagi, pembayaran itu terjadi sekitar bulan Mei 2016 lalu. Jumlahnya yang tertera kwitansi bervariatif. Perjanjian uang akan dikembalikan apabila korban tak lulus juga dimuat.‎

Kepada polisi, para korban mengaku menyerahkan uang kepada pelaku secara tunai di Lapangan Tenis Jalan Petala Bumi, tepatnya di belakang kediaman Gubernur Riau.

"Korban menyerahkan uangnya secara tunai dan sisanya melalui transfer bank," lanjut Guntur.

Namun setelah uang diserahkan, ternyata keempat korban tidak kunjung diterima bekerja di Kantor Gubernur dan lulus menjadi CPNS.

Anthoni kerap berkilah dan menghindar dengan berbagai alasan saat ditanyakan.

"Keempat korban yang baru melapor, saat ini masih dimintai keterangannya oleh penyidik Satreskrim Pokresta Pekanbaru," kata Guntur lagi.

Seperti diberitakan, seorang aparatur sipil negara (ASN) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Anthoni Luthfi (48) ditangkap tim Opsnal Satreskrim Polresta Pekanbaru.

Ia ditangkap polisi, Selasa (12/9/17) lalu terkait kasus penipuan dengan modus mengiming-imingi korbannya dengan menjanjikan lulus menjadi pegawai honorer. [red]‎