Pencabulan di SDN 169 Pekanbaru, terduga pelaku diperiksa intensif Unit PPA Polresta

Ilustrasi (kriminalitas.com)
Beritariau.com, Pekanbaru - Seketika saja suasana cukup ramai tak menentu di SDN 169, Jalan Merpati Raya Kecamatan Marpoyan Damai pada Senin (11/09/2017) lalu. Apalagi saat itu bertepatan dengan jam pulang dan orang tua menjemput anaknya.
Ternyata masyarakat ramai-ramai menyaksikan terduga pelaku pencabulan terhadap beberapa murid SD itu. Pelaku bisa diamankan pihak sekolah karena kebetulan terduga pelaku juga sedang menunggu jam pulang sekolah.
Diduga modus pelaku ini melakukan pencabulan dengan pura-pura menjemput murid. Pelaku dicurigai pihak sekolah karena yang dijemputnya anak-anak yang berbeda.
Kemudian mulai juga ada laporan dari orang tua yang menyampaikan anaknya dijemput oleh orang tak dikenal. Pihak sekolah setelah mengamankan menghubungi bhabinkamtibmas dan kemudian diserahkan ke Kepolisian Sektor Bukit Raya. Hal itu guna menghindari amukan massa karena pelaku masih terduga
Kapoksek Bukit Raya, Kompol Pribadi membenarkan telah mengamankan seorang pemuda 20 tahun berinisial FP atas dugaan pencabulan. Saat ini, kata dia, terduga pelaku sudah diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.
"Sudah diserahkan ke PPA Polresta. Karena korbannya anak-anak," katanya Selasa (12/09/2017).
Menurutnya dugaan apakah betul pemuda tersebut melakukan pencabulan masih menunggu gelar perkara oleh PPA Pokresta Pekanbaru. Saat ini terduga dalam pemeriksaan intensif di unit tersebut.
Dikatakannya bahwa saat ini dugaan korban yang telah diperiksa ada dua orang anak laki-laki. Sebelumnya diduga ada empat murid laki-laki SD tersebut yang menjadi korban.[bas]

