Sindikat Penyedia Jasa Berkonten SARA

Sebelum ditangkap Polisi di Pekanbaru, Karyawan Jasriadi order siomay via online

Sebelum ditangkap Polisi di Pekanbaru, Karyawan Jasriadi order siomay via online

PESAN SIOMAY - Warganet di Pekanbaru mengaku pernah menerima orderan siomay yang di pesan di Kantor Seracennews.com yang beralamat di Jalan Kasah Gang Salempayo Pekanbaru | Istimewa

Beritariau.com Pekanbaru - Warga Pekanbaru yang tinggal di Kecamatan Tenayan Raya, Fransisca Olla, mengaku terkejut dengan pemberitaan Jasriadi, Ketua Sindikat penyedia jasa konten kebencian Saracen yang ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri, 7 Agustus 2017 lalu.

Dalam pengakuannya, Kantor portal berita Saracennews.com di Jalan Kasah, Gang Salempayo, Kecamatan Tangkerang Tengah, Pekanbaru, Riau, pernah melakukan pemesanan Siomay melalui dirinya via BlackBerry Messenger (BBM).

"Udah lama banget bang. Saya baca berita tempat tinggalnya. Makanya saya bilang itu (kantor Saracen,red) pernah pesan Siomay sama saya. Saya yang antar," Kata Olla, kepada beritariau.com, Kamis (24/08/17).

Disebutkannya, rumah kontrakan petak dua tersebut dulunya ramai. Karena dihuni oleh Karyawan. Si pembeli Siomay itu bernama Ria Utami, yang melakukan pemesanan sebelum Pemilihan Pilkada Serentak Februari 2017 lalu.

"Waktu itu cewek yang pesan siomay. Kayaknya karyawannya. Soalnya cewek itu bilang kerja disana (Saracennews,red) Desember 2016 tahun lalu bang. Pesannya berkali-kali. Ada 3 porsi, ada 5 porsi," jelasnya.

Diapun mengaku terkejut dengan pemberitaan penangkapan Jasriadi. Saat melihat informasi berita yang dibagikan melalui akun Facebook.

"Nggak nyangka aja bang. Kaget aja saya. Soalnya pernah antar pesanan makanan kesana. Walaupun sekarang saya tidak jualan lagi," pungkasnya.

Dari penelusuran, kantor Saracennews.com di Gang Salempayo terlihat sepi. Tidak terlihat rutintitas kerjaan kantor seperti pegawai kebanyakan. 

Rumah bercat putih abu-abu tersebut disampingnya dimanfaatkan oleh pemilik rumah, Ana Halifah (adik kandung Jasriadi) untuk usaha laundry. 

Diketahui, Jasriadi penyedia jasa konten kebencian Saracen kini telah diamankan oleh Polisi di Jakarta. Jasriadi yang berperan sebagai Ketua Sindikat merekrut anggota dengan menggunakan unggahan yang provokatif dengan menggiring opini bermuatan isu SARA sesuai trend di media sosial kepada kelompok lainnya. [bam]