Tak diberi perahu oleh Partainya maju Pilgubri, Firdaus MT tetap ngotot bertarung

FIRDAUS MT - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Pekanbaru, H Firdaus MT | Beritariau.com
Beritariau.com Pekanbaru - Usai kalah dalam bursa pertarungan Ketua DPD Partai Demokrat Riau, Firdaus MT tetap ngotot dan akan tetap bertarung dalam Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) 2018. Sekalipun, Partai Demokrat Riau tidak mendukung Ketua DPC Kota Pekanbaru ini.
"Saya tetap maju (Pilgubri). Yang menentukan saya layak diusung itu bukan ketua DPD Partai Demokrat," Kata Firdaus MT, kepada awak media, Kamis (10/08/17).
Firdaus MT, tetap akan melawan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau yang notabene pimpinan partainya. Bahkan dia sebut, DPD Demokrat Riau bukanlah segalanya dalam mengusung pertarungan di Pilgubri 2018 nanti.
"Ketuanya boleh saja sudah terpilih. Tetapi untuk kepala daerah (Firdaus MT,red). Penentu itu Ketua Umum SBY, bukan Ketua DPD," cetusnya.
Dia mengaku tak khawatir jika perahu partai berlambang Mercy itu harus lepas saat pertarungan bursa pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Riau. Menurut pengakuannya, DPP Partai Demokrat punya alasan dan kriteria tersendiri dalam mengusung pertarungan di Pilgubri 2018 nanti.
"Pengusungan nanti akan mengukur siapa yang paling banyak mendapat dukungan dimasyarakat dan paling tinggi hasil surveinya. Jadi saya tetap maju walaupun tak didukung oleh partai saya sendiri," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, dalam arena Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat IV yang digelar, Rabu (09/08/17) kemarin, Asri Auzar, terpilih secara aklamasi dengan perolehan 13 suara.
Asri Auzar terpilih secara aklamasi dengan perolehan 13 suara, terdiri dari 11 suara DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se Provinsi Riau, 1 suara dari DPD Partai Demokarat Riau dan 1 suara dari DPP Partai Demokrat. Sementara, Firdaus MT yang menjadi pesaingnya, hanya memperoleh 1 suara dari DPC Partai Demokrat Pekanbaru yang dipimpinnya.
Firdaus MT dalam bursa pertarungan Wali Kota Pekanbaru bulan Februari Tahun 2017 lalu, keluar sebagai pemenang dengan pasangannya Ayat Cahyadi yang memperoleh 94.784 suara atau 33 persen suara.
Sementara, DPT Pilwako Pekanbaru 572.029 pemilih, sementara hasil rekapitulasi suara sah pada tabulasi tercatat 285.314 setara dengan 49,88 persen. Angka warga tidak memilih (Golput) sebesar 48.0%. Sedangkan angka pemilih 52.0%. Artinya, golput keluar sebagai pemenang dalam Pilkada Pekanbaru 2017. [bam]

