Riau semakin membara, 30 hektare lahan terbakar di Indragiri Hilir

Petugas Polsek Batang Tuaku memadamkan kebakaran lahan di Indragiri Hilir. Ada sekitar 30 hektare yang terbakar | Istimewa
Beritariau.com, Indragiri Hilir - Kebakaran lahan di Riau semakin massif dan telah menghanguskan tanah puluhan hektare. Umumnya terjadi di Pesisir Timur Provinsi Riau.
Mulai dari Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Dumai, Bengkalis. Pada Jumat ini (28/07/2017) kebakaran melanda Kabupaten Indragiri Hilir. Tak tanggung-tanggung sekitar 30 hektare lahan terbakar di Kecamatan Batang Tuaka setelah terdeteksi adanya dua titik api di wilayah tersebut.
Hal tersebut diketahui setelah dicek oleh Kepolisian Sektor Batang Tuaka. Kedua lokasi kebakatan tersebut tepatnya berada di Parit Krisi, Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu pada titik koordinat Lat: -0.3705 Long: 102.9571 dan Lat : -0.3669 Long: 102.9661.
Setelah sampai di lokasi, Kepala Polsek Batang Tuaka Ipda Andi Aceh beserta anggota serta Babinsa dibantu oleh masyarakat setempat mencoba melakukan pemadaman secara manual. Itu dilakukan dengan menggunakan air di kanal lalu menyiram kebakaran dengan ember.
Namun api semakin besar karena tiupan angin yang kencang dan cuaca yang panas. Akan tetapi api masih belum padam karena tidak adanya sumber air yang dekat dengan lokasi kebakaran.
Lalu minimnya alat pemadam kebakaran, lokasi dan medan yang jauh, cuaca panas dan angin kencang, serta lahannya yang berjenis gambut. Pada sore hari telah bergabung Tim BPBD Inhil dengan peralatannya untuk bersama-sama melakukan pemadaman.
Kemudian diketahui bahwa lahan yang terbakar tersebut dimiliki oleh tiga orang dan satu perusahaan. Pertama itu milik Sihombing yang berdomisili di Pekanbaru dan kedua Akbar dari Padang, Sumatera Barat yang merupakan lahan sawit dan kosong.
Selanjutnya ketiga lahan milik Sinaga berdomisili di Pekanbaru yang berupa tanah kosong. Lalu terakhir lahan milik PT. SAGM.
"Asal api dan perkara kebakaran lahan ini masih dalam tahap penyelidikan Unit Reserse kriminal Polsek Batang Tuaka," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Jumat (28/07/2017).[bas]

