Kadis Pertanian dan Perikanan Pekanbaru klaim, 60 persen warga konsumsi ikan lokal

Kadis Pertanian dan Perikanan Pekanbaru klaim, 60 persen warga konsumsi ikan lokal

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, mengklaim, hampir 60 persen warga kota Pekanbaru, mengkonsumsi ikan yang dipasok dari produksi budidaya kolam lokal. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, El Syabrina, Jum'at (28/07/17). Dia menyebutkan, bahwa kondisi perikanan Kota Pekanbaru saat ini sudah berkembang pesat, baik untuk produksi ikan konsumsi masyarakat maupun budidaya ikan hias.

"Saat ini kita belum bisa memasok 100 persen ikan konsumsi yang ada di Kota Pekanbaru. Namun, sudah hampir 60 persen sudah bisa terpenuhi, seperti ikan lele, patin dan ikan nila," kata Elsyabrina.

Dia menyebut, ada beberapa hal yang sudah dilakukan salah satunya membentuk kolam-kolam percontohan di beberapa kecamatan di Kota Pekanbaru. 

"Kolam percontohan ini sebagai penunjang perkembangan perikanan konsumsi masyarakat Kota Pekanbaru," terangnya.

Adapun wilayah sebaran meliputi Kecamatan Rumbai, Tenayan Raya, Rumbai Pesisir, dan di beberapa kecamatan pinggiran lainnya.

"Perkembangan ini juga tidak terlepas bantuan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan. Bantuan diberikan langsung kepada para petani ikan yang ada di Kota Pekanbaru ini. Alhamdulillah, peternak kita sangat bersyukur atas bantuan  yang diberikan," ujar Elsyabrina.

Dengan adanya kelompok petani ikan ini, dia berharap dapat menunjang perkembangan perikanan dan perekonomian dari komoditi yang dihasilkan para kelompok petani ikan.

"Saya belum tahu juga secara total, namun untuk kelompok petani kita sudah membentuk di beberapa kecamatan di kota Pekanbaru. Dengan begitu mereka dapat meningkatkan perekonomian mereka dengan hasil unggulan, mulai dari nugget patin, abon lele, bakso ikan lele, dan hasil lainnya," pungkasnya. [red]