Bandar sabu di Tapung bekali diri dengan 2 Airsoftgun

Ilustrasi (okz)
Beritariau.com, Kampar - Menjadi pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang mungkin sudah jadi piligan bagi bandarnya. Untuk melakukan aktivitas yang penuh resiko itu, mereka menyiapkan perangkat untuk melindungi diri.
Seperti di Desa Kota Bangun, Kecamatan Tapung Hilir, seorang bandar sabu punya senjata. Meskipun itu hanya dua "air softgun" jenis revolver dan FN, tapi diyakini umumnya siapa yang ditodong dengan benda itu pasti akan takut juga.
Hal tersebut terungkap dalam penangkapan Kepolisian Sektor Tapung Hilir, terhadap tersangka MY (39). Darinya disita masing-masing satu pucuk Airsoftgun jenis Revolver warna hitam merk WG dengan butir amunisi dan jenis FN warna hitam coklat merk KWC.
Penangkapan yang dilakukan pada Senin (24/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB mendapatkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu.
Diantaranya satu paket besar, empat paket sedang dan 37 paket kecil sabu-saabu di dalam sebuah tas yang disembunyikan di dalam kamarnya.
Selain itu, terdapat barang bukti lain ditemukan sebagai indikasi bahwa pelaku adalah bandar atau pengedar. Diantaranya ada timbangan digital, dua kotak, 75 lembar plastik klip bening, sebuah buah kotak persegi berisikan dua potong kaca pirex, dua sendok kertas, empat pembersih kaca yang terbuat dari uang pecahan Rp2 ribu, lima buah pipet, dua buah jarum dan satu kompor mancis.
Lalu ada juga satu buah buku catatan penjualan dan uang tunai sebesar Rp 1.005.000,-. Selain dua pistol tersebut, ada juga satu mancis berbentuk pistol jenis Revolver warna silver.
Ada juga bukti ditemukan pelaku ini juga sebagai pengguna narkoba yakni terdapat dua buah tabung bong terbuat dari botol kaca warna putih bening. Untuk menelusuri jaringannya turut disita juga tiga unit telepon seluler miliknya.
"Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Tapung Hilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tim Opsnal Polsek Tapung Hilir dipimpin Kepala Unit Reserse Kriminal Ipda Novris Simanjuntak," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepokisian Daerah Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Selasa (25/07/2017). [bas]

