Ada pungutan penerimaan siswa baru, DPRD: laporkan ke Saber Pungli

Ada pungutan penerimaan siswa baru, DPRD: laporkan ke Saber Pungli

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Dian Sukheri, meminta warga Pekanbaru segera melaporkan ke tim Satuan Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) bila ada praktik pungutan yang berada di luar prosedur yang telah ditetapkan saat mendaftarkan anaknya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Menurutnya, cara ini dibilang lebih efektif untuk memberantas oknum yang ada di sekolah bila melakukan praktik kecurangan dan kesempatan dalam PPDB di kota Pekanbaru.

"Kita ingatkan Kepsek dan guru yang bertugas menjadi panitia PPDB, hal-hal ini (pungli,red) tidak ada lagi dan kita tidak ingin ada di pekanbaru. Kalau masih ingin, siap-siap ditangkap," kata Dian, kepada beritariau.com saat ditemui di DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (05/07/17).

Mengingat pada kejadian sebelumnya, kejadian penangkapan oleh tim Saber Pungli, pernah dilakukan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dia meminta, kejadian serupa janan sampai terulang dan terjadi di sekolah.

"Kalau ada pungli, masyarakat harus berani melaporkan ke saber pungli, itu kalau ada aturan dan pungutan yang dibebankan kepada orang tua diluar kewajaran," tegasnya.

Ditanya apa perlu tidaknya tim Saber Pungli turun ke sekolah, dia menyebut belum pernah ada. Namun, mengingat kejadian sebelumnya banyak yang terjerat, dipastikan tidak ada yang berani untuk melakukan praktik pungli.

"Belajar dari momen sebelumnya dimana banyak yang terjerat, sudah cukup menjadi pelajaran untuk pemerintah dalam melakukan hal yang tidak wajar terutama soal Pungli," pungkasnya. [bam]