Bekas Bacokan Di Sekujur Tubuh Tia
Baru melahirkan, seorang ibu muda tewas dibantai, suaminya terluka

ilustrasi
Beritariau.com, Rohul - Satu keluarga di Desa Aliantan Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Minggu (23/04/17), menjadi korban penganiayaan berat (Anirat, red).
Seorang ibu muda yang baru melahirkan yakni Pelistia Giawa alias Tia (23) dilaporkan tewas. Ia mengalami luka bacok benda tajam dibagian punggung, telapak tangan dan paha sebelah kiri.
Sedangkan suaminya Aliani Telopanua (27), mengalami luka berat akibat luka tusuk dibagian dadanya.
"Korban AT kritis, dibawa ke RSUD Pasir Pangaraian untuk perawatan intensif," ungkap Kabid Humas Polda Riau Guntur Aryo Tejo, Senin (24/04/17).
Sejauh ini, lanjutnya, Kepolisian masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut. Anggota Polres Rohul disebar ke lokasi untuk mengumpulkan informasi.
Terpisah, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto mengaku, kedua korban merupakan pasangan suami istri yang baru saja menyambut kelahiran bayi pertamanya. Beruntung, dalam peristiwa itu sang bayi dalam keadaan selamat.
"Bayinya tidak apa-apa," ungkap Yusup.
Diceritakannya, kejadian itu pertama kali diketahui oleh kerabat korban bernawa Yuliasa Giawa.
Rumah terjadinya peristiwa tragis itu adalah milik Yuliasa. Padalnya, kedua korban menginap sementara di rumah Yuliasa lantaran baru menjalani proses persalinan.
Ketika itu, kata Yusup, saat Yuliasa dan istrinya pulang dari gereja sekitar pukul 13.00 wib siang, mereka melihat pintu rumah dalam keadaan tertutup rapat.
Merasa ada yang aneh, Yuliasa kemudian masuk ke rumah dan menemukan kedua korban tergeletak berlumuran darah di ruang dapur.
Yuliasa pun langsung melapor ke kepolisian. "Korban meninggal dunia kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi," ujarnya. [red]

