226 Tual Kayu Ilegal Ditebas dari HPT Batang Lipai Kampar

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Dinas Kehutanan Kampar kembali menggelar operasi pemberantasan pembalakan liar di Desa Siabu Kecamatan Salo. Dalam operasi yang berlangsung sejak Senin (29/9/14) hingga Rabu (1/10/14) lalu, sebanyak 226 tual kayu diamankan di Kantor Dinas Kehutanan Kampar.
Kayu berbagai jenis itu diamankan dari 19 sawmill. Operasi itu dibantu oleh satu pleton pasukan Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti, Salo dan personil Polres Kampar ditambah personil Kepolisian Sektor Bangkinang Barat.
Sebenarnya, operasi serupa sudah beberapa kali digelar. Namun tampaknya tidak membuat jera pengusaha sawmill dan pelaku pembalakan liar. Bahkan tiap sawmill diamankan puluhan tual kayu bulat yang siap olah.
Ukuran kayu rata-rata berdiameter 20 hingga 40 sentimeter. Hingga berita ini diturunkan, operasi masih berjalan. Tim menyisir seluruh sawmill yang beroperasi di Desa Siabu dan sekitarnya.
Kepala Dinas Kehutanan Syukur mengungkapkan, tercatat 19 sawmill menjadi target operasi. Baik kayu bulat maupun kayu olahan akan disita karena tidak disertai dokumen resmi dari instansi terkait. "Diduga kuat, kayu didapatkan dari kawasan hutan," katanya.
Didampingi Kepala Bidang Penataan dan Perlindungan Hutan Darwin Saragih, Syukur menjelaskan, sawmill target operasi telah disisir. Berdasarkan hasil pendataan, sembilan sawmill di antaranya sudah kosong.
"Sebagian petugas sawmill, ada yang coba mengelabui petugas. Kayu tidak disimpan di sawmill. Tapi disembunyikan di areal perkebunan sawit dan karet," tutur Darwin menambahkan.
Darwin menyebutkan, dari operasi hari pertama, pihaknya berhasil mengamankan 209 tual kayu. Sedangkan dari operasi hari kedua, sedang dikumpulkan dan dalam penghitungan. Dikatakan, jenis kayu Meranti Campuran.
"Kayu diduga didapat dari HPT (Hutan Produksi Terbatas) Batang Lipai," ujar Darwin. Ia tidak menampik aksi pembalakan liar di kawasan hutan sangat marak. Bahkan sudah berlangsung selama puluhan tahun.
Oleh karena itu, kata dia, tim akan menutup aktivitas sawmill untuk memutus mata rantai sindikat bisnis gelap kayu.
Menurutnya, selama sawmill beroperasi, maka kebutuhan terhadap kayu akan selalu ada. Ditegaskan, seluruh peralatan sawmill akan disita. "Terutama mesin-mesinnya supaya tidak bisa beroperasi lagi," tandasnya. [rif]

