Tuding Pemenang Tender Dibekingi Anto Rachman

Dugaan korupsi RTH, Polisi & Jaksa didesak usut Anto Rachman, Kakak Kandung Gubernur Riau

Dugaan korupsi RTH, Polisi & Jaksa didesak usut Anto Rachman, Kakak Kandung Gubernur Riau

PAJANG FOTO ANTO RACHMAN - Massa GMPR Memajang Spanduk Berisi Tuntutan dan Foto Anto Rachman, Kakak Kandung Gubernur Riau Saat Longmarh Unjukrasa | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Ratusan demonstran yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Riau (GMPR), Rabu (12/04/17), berunjukrasa mendesak Kepolisian dan Kejaksaan mengambil tindakan hukum dalam kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan 2 (dua) Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pekanbaru.

"Tegakkan hukum secara adil dan transparan untuk kasus dugaan korupsi proyek RTH," tegas Broery Marihot Pesolima, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi GMPR saat di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

GMPR menuding, korupsi pembangunan 2 RTH ini diduga melibatkan Arsyadianto Rachman alias Anto Rachman yang merupakan abang kandung Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk berisikan Foto dan Nama Anto Rachman. Anto Rachman yang merupakan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila, dituding membawa dan mem-back up PT Bahana Prima Nusantara dan PT Bumi Riau Lestari sebagai pemenang proyek tersebut.

"Usut tuntas dugaan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme, Red) atas konspirasi pelelangan proyek yang menyebot APBD Riau sebesar Rp14 miliar ini," teriak Broery.

Para pengunjukrasa juga meminta Kejati Riau dan Ditreskrimsus Polda Riau sesegera mungkin mengusut kasus ini hingga tuntas tanpa adanya yang kebal hukum.

Pengusutan dugaan korupsi RTH itu tentu dengan asas Equality Before the Law atau kesamaan di hadapan hukum.

Selain ke kantor Ditreskrimsus Polda Riau, Jalan Gajahmada Pekanbaru, massa GMPR juga berorasi di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dengan tudingan yang sama. [red]‎‎